Ombudsman Gencar Melakukan Sosialisasi Pada Masyarakat

Manado, (KomunikaSulut.com) – Kantor pewakilan Ombudsman Sulawesi Utara (Sulut) menerima 350 laporan adminitrasi dari masyarakat selama kurun waktu Januari sampai September 2016.

“Kami menerima laporan yang berkaitan dengan layanan publik yang dilakukan oleh penyelenggarannya di Sulut,” Kata Kepala Perwakilan Ombudsman Sulut, Helda Tirajoh, di Manado, Jumat 16/9/16.

Tirajoh mengatakan, semua laporan yang masuk tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Ombudsman dengan melakukan pemanggilan dan klarifikasi kepada terlapor yakni penyelenggara negara dan pemerintahan.

“Yang dimaksud penyelenggara negara dan pemerintahan dalam hal ini adalah, kepala daerah, wakil, para kepala SKPD, BUMN, BUMD maupun lembaga swasta yang diberikan kewenangan melakukan pelayanan publik,” katanya.

Dia mengatakan, laporan yang masuk di Ombudsman Sulut itu beragam, dengan terlapor yang berbeda-beda, mulai dari kepala daerah, kepala dinas dan badan, pemimpin perguruan tinggi, pejabat eselon II di lingkungan pemerintah kabupaten dan kota sampai lurah.

Menurutnya, berdasarkan data yang ada di Ombudskan Sulut, 70-80 persen laporan masyarakat ditindaklanjuti, sehingga masyarakat yang merasa dirugikan bisa mendapatkan haknya.

“Kami mengingatkan terlapor untuk patuh pada aturan sehingga masalahnya bisa cepat selesai, karena jika diabaikan, akan berdampak hukum nantinya,” katanya.

Karena itu, menurutnya, Ombudsman gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang lembaga tersebut dan apa fungsinya sehingga yang tahu bisa mencari bantuan ke tempat tersebut, sesuai UU 37/2008.(DIMS)