DPRD Minta Pemotong Dana Bencana Diberikan Sanksi

Noortje van bone

Manado, (KomunikaSulut.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Manado, minta oknum fasilitator yang diduga memotong dana bencana diberikan sanksi tegas, sesuai hukum yang berlaku.

Hal ini ditegaskan Ketua DPRD Manado, Noortje Henny Van Bone, menyikapi isu dugaan pemotongan dana bantuan bencana insitu sebesar Rp1,5 juta, oleh oknum tidak bertanggungjawab di Wonasa, sambil minta agar penyalurannya dipantau secara maksimal, agar tidak ada potongan seperti yang dilakukan oknum tak bertanggungjawab itu.

“Kamipun akan ikut mengawasi penyaluran dana tersebut, karena memang sesuai dengan ketentuan tidak boleh ada pemotongan sedikitpun, apalagi dana tersebut berasal dari pusat,” kata Van Bone, Selasa.11/10

Dia mengatakan, jika masyarakat menemukan atau mendapatkan perlakuan tidak mengenakan saat penyaluran dana, bisa mengadu ke DPRD atau langsung kepada pemerintah, supaya perbuatan tidak terpuji dari oknum tidak bertanggung jawab bisa dicegah.

Bantuan insitu bencana diberikan masing-masing Rp20 juta kepada 2.050 penerima di Manado, yang mulai disalurkan sejak 1 Oktober lalu oleh BPBD Manado. (Dims)