Panjaitan : Pengantian Dana pilkada Masuk Perubahan APBD 2016

(foto Dimas)
(foto dimas)

Manado, 2/11 (KomunikaSulut.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, menyelesaikan semua pergeseran anggaran yang dilakukan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) setempat susulan 17 Februari 2016.

“Penyelesaian pergeseran kami lakukan dalam perubahan APBD Manado 2016, sebesar Rp5,1 miliar sesuai dengan ketentuan,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah Manado, Manarsar Panjaitan, di Manado, jumat.

Panjaitan mengatakan, penyelesaian semua pergesaran anggaran untuk Pilkada susulan tersebut, dimasukan dalam mata anggaran hibah kepada KPU, Panwaslu, Polisi, TNI dan Kesbangpolinmas Manado.

Menurut Panjaitan, sebelumnya memang pemerintah Manado sudah membayarkan dana penyelenggaraan Pilkada kepada seluruh penyelenggara baik KPU, Panwaslu, polisi, Kodim 1309/Manado pada Juli lalu sekitar Rp5,2 miliar.

Dimana dana yang digeser untuk hibah pada Pilkada susulan tersebut, katanya, diambil dari bantuan tidak terencana pada induk APBD 2016 supaya tidak mengganggu jalannya program fisik lainnya.

“Anggaran berasal dari dana hibah tidak terencana seperti bantuan kematian, kebakaran dan lainnya yang tidak direncanakan sehingga tidak akan mempengaruhi pelaksanaan program fisik lainnya,” katanya.

Dia menegaskan, penyelesaian pergeseran anggaran Pilkada Manado pasti dilakukan dalam perubahan anggaran sehingga tidak akan menimbulkan dampak hukum di kemudian hari.

Pilkada Manado sebelumnya dijadwalkan dilaksanakan pada 9 Desember 2015, tetapi karena ada sejumlah gugatan hukum, sehingga mundur sampai 17 Februari 2016, yang menghasilkan wali kota dan wakil wali kota Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan.(DIMS)