BPBD Imbau Masyarakat Waspadai Daerah Rawan Bencana

Banjir 2014 (foto Dimas)
Banjir 2014 (foto dimas)

Manado, 8/12 (Komunikasulut.com) – BPBD Manado, mengimbau masyarakat untuk meninggalkan sementara tempat tinggal mereka yang daerahnya rawan bencana, karena akhir-akhir ini kota Manado lagi dilanda musim hujan lebat dan angin.

“Kami mengimbau seluruh penduduk untuk waspada dan melakukan tindakan antisipasi dengan pindah sementara, sebab hujan sudah menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah kota,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado, Jenny Bangonang, di Manado, Kamis.

Bangonang mengatakan, di wilayah Wanea, air naik sampai sekitar 50 centimeter, sedangkan tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Singkil, dimana ada satu keluarga yang menjadi korban.

Karena itu, dia minta agar warga Manado lainnya yang sudah tahu dengan benar, kalau mereka berdomisili di wilayah rawan bencana sebaiknya segera menyingkir supaya tidak menjadi korban.

Bangonang  mengatakan, BPDB juga terus melakukan koordinasi dengan para camat dan lurah di Manado, supaya terus mengingatkan warganya agar menjauhi sementara lokasi rawan bencana, untuk mencegah jatuhnya korban.

“Kami sudah minta seluruh camat dan lurah agar ikut menggandeng pemuka agama, untuk menyampaikan seruan dan imbauan bagi warga untuk waspada lewat pengeras suara di tempat ibadah seperti gereja dan masjid agar waspada dengan bencana,” katanya.

Dia mengatakan, warga juga harus waspada saat melewati jalan-jalan dengan pohon-pohon peneduh yang tinggi, supaya jangan jadi korban pohon tumbang.

Dia mengatakan, selain mengingatkan warga waspada bencana, BPBD Manado tetap melakukan tindakan penanggulangan dengan memberikan bantuan segera kepada para korban bencana di beberapa wilayah Manado terutama korban tanah longsor. (Dims)