Putra Kawanua Polisikan Habib Rizieq

Manado, KomunikaSulut.Com – Ketua Sinode Gereja Iman Sejati Kaum Imanuel (GISKI), Pdt. Max Ibrahim Tangkudung, melaporkan Ketua Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab, ke Bareskrim Mabes Polri, terkait dugaan tindak pidana provokasi menyatakan perasaan permusuhan dan kebencian, Kamis (26/1/2017).

Menurut  Pdt. Max Ibrahim Tangkudung, sebagaimana press realese yang diterima komunikasulut.com, Jumat (27/1/2017), bahwa laporan tersebut dilakukan karena adanya ajakan dari salah satu ceramah Habib Rizieq, yang berbunyi dorongan untuk melakukan pembunuhan yang ditujukan kepada para Pendeta Umat Kristiani, sebagaimana yang telah tersebar di Media Online Youtube dan Media Sosial Facebook.

“Atas dasar itu, maka saya selaku Hamba Tuhan, merasa pernyataan ini sangat meresahkan, mengandung unsur SARA, bisa memprovokasi untuk melakukan suatu  tindakan kejahatan, bisa memicu disintegrasi bangsa, dan juga mencederai Kebhineka Tunggal Ikaan dan NKRI, sehingga hal ini perlu untuk dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” ujar putra kawanua asal Tondano Minahasa tersebut.

Selain itu, banyak elemen masyarakat yang turut mendukung pelaporan Pdt. Max Ibrahim Tangkudung terhadap Pendiri Ormas FPI.  Salah satunya adalah Tokoh Pemuda Sulut, Aswin Kashim.

“Polri harus segera menangkap dan memenjarakan Rizieq Shihab,” ujar Aswin Kashim saat didampingi oleh Wakil Ketua Harian GADA BM  Marvil Budiman dan Tokoh BM Sulut Tonaas, Marshel Maramis. (rezkykumaat)