Uap Panas dan Bau Belerang Di Wonasa

Uap Panas Di Wonasa (Foto Dimas)
Uap Panas Di Wonasa (Foto Dimas)

Manado, 31/1 (Komunikassulut.com) – Warga Kelurahan Wonasa, Kecamatan Singkil, dibuat panik karena salah seorang penduduk melihat uap putih yang keluar dari tanah dan berbau belerang di depan rumahnya.

“Sebenarnya tanah yang mengeluarkan uap panas dan bau seperti belerang itu sudah terlihat sejak Kamis 26/1 lalu tetapi baru tadi pagi kami perhatikan, karena uapnya yang tebal,” kata warga Wonasa lingkungan VI, bernama Anna Kasim, yang pertama kali melihat uap seperti asap yang berwarna putih, Selasa.

Anna menuturkan, Selasa subuh seperti biasanya selesai sembahyang subuh, dia keluar rumah dan berdiri di pagar rumah yang dan melihat-lihat ke jalan, namun belum menyadari adanya keanehan.

“Baru setelah saya melihat ke sebelah kanan, saya kaget karena adanya asap tebal, dan saya kira ada yang terbakar lalu memanggil suami dan tetangga depan rumah, lalu melihat ternyata tidak ada api, tetapi baunya seperti belerang,” kata Anna.

Dia mengatakan, karena ketakutan akan terjadi sesuatu dia langsung menelepon kepala lingkungan dan menceritakan hal tersebut dan memintanya datang, demikian juga dengan lurah.

Menurut Anna, lurah dan kepala lingkungan datang dan melaporkannya ke BPBD Manado, dan minta segera ditindak, mengingat hal tersebut sudah meresahkan warga.

Petugas lapangan BPBD Manado, Lee Bawole yang berada di lokasi kejadian, mengatakan selain asap, setiap kali ada air yang tidak sengaja terkumpul di tanah dekat sumber uap langsung mendidih sehingga warga takut.

“Bahkan kami sudah mengujinya dengan menaruh telur diatas tanah yang mengeluarkan uap, tidak lama kemudian matang, sedangkan tanah dekat titik uap tersebut, terasa panas,” katanya.

Lokasi adanya Uap Panas dan Bau belerang
Lokasi adanya Uap Panas dan Bau belerang

Tim dari BLH Manado sudah dilaporkan namun kesulitan alat, dan melanjutkan laporan ke provinsi, sayangnya di dinas sumber daya mineral provinsi kantornya sudah tutup dan belum ada petugas yang datang ke lokasi.

Lokasi titik keluarnya uap panas sampai Selasa malam, tetap menjadi perhatian warga sehingga mereka terus berkumpul melihat sebab khawatir terjadi sesuatu yang akan membahayakan mereka.(Dims)