Masyarakat Korban Bencana Terima Bantuan 3,2 Miliar

Mensos Ri foto Bersama Masyarakat Korban Bencana
Mensos Ri foto Bersama Masyarakat Korban Bencana

Manado, 3/2 (Komunikasulut.com) – Korban Bencana Manado, mendapat bantuan 3,2 miliar dari Kementrian sosial dan diserahkan langsung oleh Menteri Sosial (Mensos) RI, Khofifah Indar Parawansa, Jumat petang.

“Semoga bantuan sosial berupa isi hunian tetap seperti bantal, kasur, dan lainnya termasuk bagi yang berduka bisa bermanfaat bagi penerima,” kata Khofifa, di lokasi pemukiman relokasi bencana Pandu, Manado, Jumat.

Khofifah mengatakan, bantuan yang diberikan adalah tiga miliar untuk seribu kepala keluarga yang menempati rumah di Pandu, dimana masing-masing mendapatkan tiga juta rupiah, kemudian sembako senilai Rp150 juta.

“Kemudian ada juga santunan duka sebesar Rp15 juta atas korban meninggal, akibat bencana yang terjadi di Manado pada Desember lalu, dan menyebabkan empat orang meninggal dunia sehingga total yang diberikan Rp3.210.000.000,” katanya.

Dia mengatakan, Kemensos memberikan bantuan untuk stimulan, agar para penghuni juga bersemangat untuk membeli isi hunian tetap lainnya sehingga hidupnya makin baik dan layak di kawasan yang berada di lereng Gunung Tumpa tersebut.

Dia berharap kiranya dengan bantuan yang dianggap tak seberapa tersebut, masyarakat khususnya warga yang pindah akibat bencana bisa menikmati kehidupan di kawasan tersebut dan tidak lagi menjadi korban bencana.

Dia mengatakan, tinggal di kawasan tersebut, membuat warga yang biasanya menjadi korban bencana, memiliki vila baru yang luar biasa untuk kehidupannya yang lebih baik.

Nantinya kata Khofifa, warga penghuni tempat itu akan bisa mengembangkan perekonomian, karena akan ada banyak bantuan yang dikucurkan ke tempat itu mulai dari kementerian, provinsi sampai kota Manado juga.

Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan kepada Agnes Ticoalu, Petrus Loho, Aren Tasiam, Syntia Mekel, Samsyu Hendrik Rajab, Gretty Sumendap, Meidy Wenur, Petrus Tambariki, Anie Sumakul, Conny Sumakul, Anake Kakalang, Priska Liude dan Welce Nikolas, di kawasan relokasi.(Dims)