BPBD Manado Himbau Masyarakat Waspada Bencana

Manado, 19/2 (Komunikasulut.com) – BPBD Manado menghimbau masyarakat, untuk Waspada bencana yang akhir-akhir ini melanda kota manado, dan daerah yang rawan bencana di harapkan untuk mengungsi ke tempat aman sementara waktu.

“peringatan dini cuaca ekstrim yang di keluarkan oleh BMKG, meliputi wilayah, Kabupaten Minahasa, Tomohon sampai Manado terkena banjir dan berdampak pada ratusan penduduk di Manado, maka kami menghimbau pada masyarakat untuk tetap berada di lokasi aman,” kata Kepala BPBD Manado, Max Tatahede, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Jenny Bangonang, di Manado, Minggu.

jenny mengatakan, meskipun hujan di Manado sudah berhenti, tetapi di sampai malam di Minahasa turun, sehingga akibatnya dikhawatirkan akan sampai ke Manado, sebab sungai dari Minahasa bermuara di Manado.

Dia mengingatkan, warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor untuk berhati-hati terutama yang sudah mengungsi karena sudah banjir seperti di Ternate Tanjung Kecamatan Singkil dan Mahawu Kecamatan Tuminting dan Bailang Kecamatan Bunaken, untuk tetap di lokasi pengungsian.

“Warga Jangan dulu kembali ke rumah, sebisanya berada di tempat-tempat yang aman, seperti rumah keluarga yang jauh dari banjir sehingga bisa tidur dengan tenang malam ini,” katanya.

Selain itu, menurutnya, BPBD pun bersiaga dan terus berkoordinasi dengan para kepala wilayah yakni camat dan lurah untuk terus memantau situasi, dan mengingatkan warganya agar bersiaga.

Dia mengatakan, memang di sejumlah wilayah di Manado air sudah naik, terutama di wilayah rendah, bukan hanya di Ternate Tanjung, Mahawu, dan Bailang, tetapi beberapa titik di kelurahan Karangria pun air sudah naik, sehingga masyarakatnya diminta waspada.

“Demikian juga dengan wilayah-wilayah lainnya sehingga kami terus mengingatkan warga untuk berhati-hati dan mengamankan diri sendiri untuk sementara waktu sampai keadaan benar-benar sudah normal,” katanya.(Dims)