Tiga Wilayah di Manado Terkena Bajir

Manado, 19/2 (Komunikasulut.com) – Manado, Minahasa, Minahasa Utara Hujan diguyur hujan deras dari siang hingga minggu malam tadi, menyebabkan tiga kelurahan yakni Ternate Tanjung, Mahawu dan Bailang banjir.

16681737_1251801791574986_8684831958514971016_n

“Sampai dengan malam ini, Kelurahan Mahawu, Bailang dan Ternate Tanjung yang merupakan daerah rawan bencana, masih digenani air dengan ketinggian smapai stau meter,” kata Kepala BPBD Manado, Max Tatahede, melalui petugas lapangan, Lee Bawole, di Manado, Minggu.

Bawole mengatakan, semua tim BPBD yang terjun ke lapangan sudah mulai melakukan evakuasi terhadap warga di wilayah Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil, sebab air di DAS Tondano terus mengalami peningkatan.

“Di Kelurahan Ternate Tanjung sekitar 50-an rumah sudah dimasuki air dengan ketinggian antara 0,6 sampai satu meter,” katanya.

Sedangkan di Mahawu, wilayah Kecamatan Tuminting dan Bailang Kecamatan Bunaken, kata Bawole, air sudah naik sejak siang hari dengan ketinggian berkisar antara 0,5-1 meter.

Dia mengatakan, hingga malam hari, air belum juga surut, bahkan cenderung naik, karena di wilayah kabupaten Minahasa hujan masih terus turun sehingga warga yang mengungsi diminta bertahan di tempat pengungsian.

“Kami sudah mengingatkan warga, jika memang tidak ada hal yang sangat diperlukan, dilarang kembali ke rumah yang airnya masih tinggi, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Selain itu, menurutnya bukan hanya BPBD saja, tetapi PMI juga sudah bergerak membantu para pengungsi sambil memantau kondisi di wilayah-wilayah rawan bencana sehingga bisa membantu warga.

Dia mengatakan, wali kota dan wakil wali kota sudah menginstruksikan seluruh camat dan lurah agar tetap bersiap di wilayahnya masing-masing dan segera melaporkan jika keadaan makin memburuk.(Dims)