Mangindaan Resmi Buka Liga Bridge Maesa 2017

Ketua Umum Por Maesa Indonesia, E.E. Mangindaan, saat sedang memberikan sambutan dan sekaligus membuka secara resmi seluruh rangkaian kegiatan Liga Bridge Maesa 2017.

Manado, KomunikaSulut.Com –  Liga Bridge Maesa 2017 telah resmi di buka oleh Ketua Umum Por Maesa Indonesia, E.E. Mangindaan, di Warong Kobong Jln. Pumorow Manado, pada Sabtu (25/2/2017).

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum Por Maesa Indonesia, E.E. Mangindaan, dalam wawancaranya dengan KomunikaSulut, mengatakan bahwa dengan di adakannya kompetisi Liga Bridge Maesa 2017 ini, bisa mempengaruhi cabang olahraga lainnya yang ada di Sulut untuk bergerak maju kedepan.

“Harapan saya kedepan dengan di adakannya kompetisi ini, bisa memacu cabang olahraga lainnya untuk berkembang,” ucapnya.

“Dan Konsep saya untuk jangka waktu 3 tahun kedepan, PON harus kita rebut, seperti pada masa kejayaan Sulut dahulu,” tandas Mangindaan.

Selain itu, Ketua Por Maesa Sulut, Frans Mongdong, menanggapi pelaksanaan Liga Bridge Maesa 2017, mengatakan, “Dilaksanakannya Liga ini, tujuan utamanya adalah untuk mencari bibit-bibit yang dikemudian hari bisa berbicara di level nasional. Walaupun untuk persiapan PON sudah sedikit terlambat, namun lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Dan fokus sasaran kita kedepannya, dimulai dari level Provinsi baru ke Nasional,” ujarnya.

Sekarang ini, lanjut Frans, untuk memajukan olahraga Sulut di PON yang akan datang tergantung dari masing-masing pengurus cabang olahraga dalam mengupayakan pembinaan kepada atlit-atlitnya. Janganlah terlalu bergantung pada pemerintah, karena Pemerintah sekarang sudah cukup membuka peluang. Dengan demikian, kembali lagi kepada pengurus cabang untuk membina mereka.

Adapun, dari pihak Pemerintah Provinsi Sulut, Sekertaris Umum Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Provinsi Sulut, Yudi Lintjewas, sangat mengapresiasi pelaksanaan Liga Bridge Maesa 2017 oleh Pengda Por Maesa Cabang Bridge Manado dan Gabmo Manado.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih untuk Por Maesa yang menspesialkan cabang olahraga Bridge, sehingga bisa melaksanaan kompetisi yang luar biasa ini,” ucapnya.

“Dan pada saat ini Pemprov Sulut lewat Gabsi, sedang fokus melakukan pembinaan kepada atlit-atlit muda. Melalui Ketua Umum Gabsi Provinsi Sulut, Steven Kandouw, sudah menitik beratkan pembinaan kepada para atlit muda untuk menghadapi PON 2020. Sehingga, diharapkan pada PON 2020 cabang Bridge akan lebih meningkat lagi,” tandasnya.

Liga Bridge Maesa 2017 yang diselenggarakan oleh Por Maesa Cabang Bridge Sulut bekerjasama dengan Gabungan Bridge Manado (Gabmo), akan berlangsung selama 6 seri. Setiap 1 seri akan di adakan 2 minggu 1 kali (waktu pelaksanaan menyesuaikan dengan jadwal event Bridge Lokal dan Nasional). Setiap 1 seri terdiri dari 7 ronde, dengan durasi 1 jam 30 menit setiap ronde.

Adapun kedelapan tim terpilih yang bertanding di Seri 1 Liga Bridge Maesa 2017, yaitu tim Airmadidi, V2M Kinali, Lemboto 88/91, Toar, Unsrat Plus, Tondano, Manado, dan Bitung.

Pembukaan Liga Bridge Maesa 2017 dihadiri oleh Ketua Umum Por Maesa Indonesia, E.E. Mangindaan beserta Ibu Adelina Tumbuan, Ketua Por Maesa Sulut, Frans Mongdong beserta segenap pengurus, Ketua Harian Gabsi Sulut, Hengky Lasut, dan Sekertaris Umum Gabsi Provinsi Sulut, Yudi Lintjewas. (rezkykumaat)