Pansus LH DPRD: Tempat Usaha Wajib Miliki IPAL

Ketua Pansus Bambang Hermawan
Ketua Pansus Bambang Hermawan

Manado, 13/3 (Komunikasulut.com) – Pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang lingkungan hidup (LH), oleh Panitia khusus (Pansus) DPRD Manado, masih berjalan.

“kami masih menerima masukan dari para pemangku kepentingan yakni para pengusaha perhotelan, bengkel sampai pabrik minuman keras yang sangat dipertimbangkan masuk dalam naskah Raperda yang sementara dibahas,” Kata Bambang Hermawan ketua pansus Lingkungan Hidup DPRD Manado.Senin.

Secara umum kata Bambang, usulan yang bersifat umum ditampung untuk dijadikan masukan dalam Raperda dan yang teknis akan diteruskan kepada pemerintah kota sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan.

“Yang penting kami menegaskan, bahwa IPAL wajib dimiliki oleh seluruh tempat usaha, tidak boleh tak ada, karena itu berhubungan dengan kelestarian alam dan lingkungan hidup,” katanya.

Bambang mengatakan ada satu usulan yang masuk dari pihak hotel di kawasan jalan Sudirman, yang minta agar pemerintah menganggarkan dana khusus untuk pemeriksaan IPAL perhotelan maupun kawasan usaha lainnya di Manado secara rutin dalam APBD, namun langsung ditolak Pansus, karena itu tak boleh.

Sebab menurut Bambang IPAL itu wajib ada dan semua tempat usaha wajib memilikinya sehingga anggaran pun harus disediakan pengusaha, bukannya memberatkan pemerintah.

“Kemudian mengenai limbah bahan berbahaya beracun, para pemangku kepentingan mengusulkan agar dewan mendorong pemerintah untuk supaya mendorong berdirinya usaha khusus pembeli oli bekas sehingga ada pertanggungjawaban jelas, karena sekarang yang ada cuma satu dan dikhawatirkan tidak memproses limbah bekas dengan benar,” katanya.

Usulan lainnya kata Bambang, berasal dari rumah sakit, mengenai pengolahan sampah medis, dimana rumah sakit jika sudah berlebihan diangkut untuk dimusnahkan menggunakan insinerator pemerintah di TPA, tetapi khusus untuk sampah biasa yang lainnya ditolak.

Bambang mengatakan, selain melakukan pembahasan bersama dengan pemangku kepentingan, Pansus juga turun lapangan memeriksa IPAL hotel-hotel, tempat usaha pada umumnya termasuk pabrik minuman keras yang ada di Manado.
(Dims)