1.020 Pemuka Agama Mendapat Bantuan Hibah Tetap Dari Pemkot Manado

Manado, 26/3 (Komunikasulut.com) – Enam agama yang diakui di Indonesia, mendapat perhatian dari pemerintah kota (Pemkot) Manado, untuk memberikan bantuan hibah tetap bulanan bagi 1.020 Pemuka agama yang ada di kota Manado, sebesar 3.825.000.000 untuk triwulan pertama.

“Dana hibah tetap bulanan bagi para pemuka agama diserahkan untuk tri wulan pertama langsung oleh Wali Kota Manado, Vicky Lumentut, secara simbolis dimana masing-masing menerima Rp3.750.000,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Pemkot Manado, Joudy Senduk, di Manado, Minggu.

Senduk menjelaskan, setiap pemuka agama, mendapatkan dana hibah tetap sebesar Rp1.250.000, setiap bulannya dan penyerahannya dilakukan setiap tiga bulan sekali sehingga total bantuan tetap tersebut menjadi Rp15,3 miliar setahun.

Menurut Senduk, pemberian dana hibah bagi para tokoh agama itu sudah dilakukan selama kurang lebih lima tahun di Manado, semenjak wali kota Lumentut menjabat pada periode pertama 2010-2015.

“Hal tersebut menjadi program tetap pemerintah dan diteruskan di periode ini, karena dianggap baik untuk memperhatikan para tokoh agama di daerah ini,” katanya.

Dia mengatakan sesuai dengan penjelasan wali kota berulang-ulang, pemberian dana hibah bagi para pemuka agama secara tetap setiap tahun itu merupakan bentuk terima kasih pemerintah karena para ulama ini sudah mendukung pemerintah dan ikut mendoakan supaya tetap bisa melaksanakan tugas melayani masyarakat denganĀ  baik.

Anggota DPRD Manado, Daerah Pemilihan Bunaken Tumimting dan Bunaken Kepulauan, Vanda Pinontoan, mengatakan, pemberian bantuan hibah kepada para pemuka agama tersebut adalah hal yang sengat baik.

“Karena itu menunjukan betapa pemerintah menghargai dan menghormati tokoh agama yang sudah ikut mendoakan pemerintahan supaya berjalan baik,” katanya.

Pemuka agama yang mendapatkan bantuan hibah dari pemerintah setiap bulan berasal dari agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Tri Dharma.(Dims)