DPRD Minut Gelar Paripurna LKPJ Bupati

Airmadidi 31/03 (komunikasulut.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), menggelar rapat Paripurna Tahap II dengan agenda pembacaan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati (LKPJ) Tahun Anggaran 2016.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung Ketua DPRD Minahasa Utara Berty Kapojos S.Sos yang dihadiri 23 Anggota DPRD dan diikuiti oleh semua Pimpinan Satuan Kerja dan Camat se-Kabupaten Minahasa Utara.

Dalam LKPJ-nya, Bupati Minahasa Utara Vonnie A Panambunan, mengatakan mengapresiasi dan berterima kasih Ir Herry Rotinsulu atas kerja selama memangku jabatan sebagai pejabat sementara bupati.

“Program Pemkab Minahasa Utara pada tahun 2016 adalah lanjutan dari program oleh Pjs Bupati Ir Herry Rotinsulu, untuk saya berterima kasih dan mengapresiasi kinerja beliau yang telah meletakkan dasar-dasar program pembangunan di Minahasa Utara,” kata Vonnie.

Pemotongan anggaran sebagai penghematan yang dilakukan oleh pemerintah pusat menurut Vonnie menjadi hambatan besar dalam menjalankan program pembangunan.

“Di tahun 2016 lalu karena kebijakan pemerintahan pusat melalui presiden terhadap pengurangan atau pemangkasan anggaran APBN sehingga berdampak juga terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kita di Minut,” katanya.

Akan hal itu, kata VAP, pemerintah mencari jalan keluar dengan melakukan pemotongan anggaran belanja perjalanan dinas dan operasional kendaraan dinas, namun, tidak mengurangkan operasional yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Selain itu prestasi WTP pada tahun 2015 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulut yang dicapai oleh Pemkab Minahasa utara menurut Vonnie yang patut disyukuri yang menunjukkan efisiensi dan efektifitas penggunaan anggaran pada tiap-tiap pos pemerintahan berjalan dengan seksama, menjadi acuan tolak ukur eksekutif bersama legislatif untuk menjadikan daerah ini lebih baik kedepannya.

“Bukan hanya itu, di 2016 kemarin, kita meraih penghargaan Pangripta Nusantara, di bidang pengentasan angka kemiskinan dan pengangguran juga kita tekan melalui program-program industri rumah tangga,” katanya.
Namun, hal tersebut, katanya, masih menjadi pekerjaan berat pemerintah bersama agar di tahun-tahun akan datang dapat kita optimalkan pengurangan angka kemiskinan.

Menurutnya, untuk peningkatan kualitas pendidikan juga terus digenjot dan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal agar bisa bersaing di tengah kemajuan kemampuan pengetahuan tenaga kerja di skala nasional maupun internasional.

Selain agenda pembacaan LKPJ Bupati, sidang paripurna ini juga mengagendakan pembahasan Peraturan Retribusi daerah dan penyampaian Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD serta perubahan struktur fraksi Hanura DPRD Minut. (thox)