SMA di Sulut Ikut UNKP-UNBK

Manado, 11/4 (Komunikasulut.com) – UN tingkat SMA/MA di Sulawesi Utara masih dilaksanakan dengan kertas dan pensil (UNKP) dan berbasis komputer (UNBK).

“UNBK belum bisa dilaksanakan sekaligus karena keterbatasan sarana dan prasarana di Sulawesi Utara, terutama jaringan internet,” kata Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, di Manado.

Olly mengatakan, yang terbanyak masih melaksanakan UNKP adalah di wilayah perbatasan, seperti Sangihe, Talaud dan Sitaro, meskipun ada yang sudah melakukan UNBK tetapi sebagian besar masih.

Meski begitu Olly mengatakan, tahun depan pemerintah mendorong semua sekolah di Sulawesi Utara untuk melaksanakan ujian berbasis komputer dengan akan memberikan dukungan anggaran untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Kepala SMA Kristen Ebenhaser Jemmie Jeremias mengatakan, untuk sekolahnya peserta ujian yang berjumlah 266 siswa dari jurusan IPA dan IPS sudah mengikuti UNBK, dan ditegaskan untuk melaksanakannya dengan berintegritas.

Demikian juga dengan Kepala SMA Negeri I Manado, Johanis Tamba, yang mengatakan dari 688 peserta ujian, semuanya ikut UNBK, termasuk sekolah bergabung yakni SMA Nasional.

Sedangkan Kepala SMA Negeri IX Manado, Mediatrix Ngantung, mengatakan dengan peserta ujian lebih dari 528 orang, ditambah tiga sekolah bergabung yakni SMA Spektrum, Antonius dan PGRI I Manado.

“Untuk SMA bergabung mereka mengikuti ujian berbasis pensil dan kertas, juga da satu siswa tak ikut karena sedang sakit dan dalam perawatan di rumah sakit,” katanya. (Dims)