BPBD Manado Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana Peringati HKBN

Simulasi Basarnas memberikan pertolongan kepada para korban bencana. (Dims)

Manado, 28/4 (Komunikasulut.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado, menggelar simulasi bencana, dalam peringatan hari kesiapsiagaan nasional (HKBN) 2017 dengan inspektur upcara Plt Sekdakot Manado, Rum Usulu, di lapangan Tikala.

“Simulasi dilakukan untuk meminimalisasi dampak bencana bagi seluruh warga Manado terdampak bencana,” kata Usulu.

Plt Sekdakot Rum Usulu bersama Kaban BPBD Max Tatahede, perwakilan Polresta dan dari Basarnas. (Dims)
Plt Sekdakot Rum Usulu bersama Kaban BPBD Max Tatahede, perwakilan Polresta dan dari Basarnas. (Dims)

Usulu mengatakan Manado adalah kota yang rawan bencana, dimana hujan sedikit langsung membuat banjir atau tanah longsor, sehingga dengan simulasi bisa mengingatkan masyarakat untuk waspada.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado, Maxmillian Tatahede, mengatakan HKBN dilaksanakan di seluruh Indonesia, sebagai amanat UU nomor 24/2007 tentang kesiapsiagaan nasional.

Dia mengatakan, dalam kegiatan simulasi tersebut semua pemangku kepentingan terlibat, mulai dari TNI AD, AU, AL, Polri, Basarnas, Tagana, Bartagana, RAPI, PMI, Dinas Kesehatan, PU, Kebersihan dan Sosial.

Sek BPBD Astuty dan Kabid Kedaruratan dan Logistik Jenny Bangong sebagai anouncer. (Dims)
Sek BPBD Astuty dan Kabid Kedaruratan dan Logistik Jenny Bangong sebagai anouncer. (Dims)

Dia mengatakan, dalam kegiatan penanggulangan bencana itu tidak ada ego sektoral yang ada hanya saling mendukung dalam melaksanakan tugas.

Sebagai anouncer dalam simulasi tersebut, Sekretaris BPBD Manado, Asuty Kai dan Kabid Kedaruratan dan Logistik, Jenny Bangong, dan didukung seluruh jajaran BPBD Manado. (dims)