Konser Paskah Nasional Sulut Dimeriahkan 45.000 Orang

Nampak, suasana Konser Paskah Nasional oleh Sidney Mohede dan JPCC Worship yang bertemakan "The Saviour Reign". (fto:ist)

Manado, KomunikaSulut.Com – Konser Paskah Nasional yang dimeriahkan oleh Sidney Mohede dan JPCC Worship telah berhasil diselenggarakan dengan semarak dan penuh hikmat oleh Pemprov Sulut dan KNPI Sulut di Lapangan Koni, Sario Manado, Kamis (28/4/2017) pada pukul 16.00 WITA sampai 21.30 WITA. Tidak kurang dari 45.000 orang yang terdiri dari anak-anak, remaja, pemuda, dan orang tua dari seluruh denominasi Gereja di Sulut turut meramaikan kegiatan puncak dari Acara Paskah Nasional ini.

Ketua DPD KNPI Manado, Erick Gabriel Kawatu, S.E, M.M, dalam wawancaranya dengan pewarta KomunikaSulut.Com, mengatakan bahwa Acara Paskah Nasional ini menjadi bukti bagaimana keberagaman di Sulut bukan menjadi pembatas diantara masyarakat di dalamnnya untuk saling berinteraksi. Tapi, merupakan identitas dan kekayaan Sulut sendiri.

“Dengan berakhirnya segenap rangkaian kegiatan paskah nasional ini, menjadi bukti nyata bahwa keberagaman di Sulut bukan menjadi halangan atau sekat yang dapat membatasi setiap umat didalamnya untuk berinteraksi, tapi justru menjadi identitas dan kekayaan di Sulut,” ujar Kawatu.

Sebagaimana diketahui, tambah Kawatu, kejadian yang sekarang terjadi di luar sana seperti halnya di semenanjung Arab, dan Jakarta. Ada embrio kecil yang sedang bertumbuh dan mengarah pada  gerakan-gerakan radikal yang bisa menciptakan disintegrasi antar bangsa.

Oleh karena itu, melalui rangkaian kegiatan ini kami berharap perdamaian dan kebersamaan ini terus terjaga. Jadikan momentum ini untuk saling mengingatkan bahwa kedamaian dan kebersamaan itu adalah harga yang mahal, tandas Kawatu.

Di dalam Konser Paskah Nasional yang dimeriahkan oleh Sidney Mohede dan JPCC Worship. Sidney dan JPCC membawakan begitu banyak lagu pujian dan penyembahan yang membuat seluruh masyarakat yang hadir larut dalam suasana hikmat dan sukacita yang luar biasa. Sampai akhirnya Sidney dan JPCC yang hendak mengakhiri konser pada pukul 09.00 WITA, harus menambahkan satu lagu pujian sebagai penutup acara. Hal ini membuktikan bahwa antusiasme para masyarakat Sulut dalam mengimplementasikan Sila 1 Pancasila, yaitu “Ketuhanan Yang Maha Esa” sangat dijunjung tinggi di Sulut.

Pada akhir acara Konser Paskah Nasional, dilajnjutkan dengan pengumuman para pemenang lomba Pawai Paskah, Taman Paskah, dan Ornamen Paskah yang telah dilangsungkan sejak dibukanya kegiatan Paskah Nasional. Para peserta yang mengikuti lomba terdiri dari para jemaat seluruh denominasi Gereja dan seluruh Instansi Pemerintahan yang ada di Sulut. Tidak tanggung-tanggung keseluruhan hadiah yang telah disediakan panitia berjumlah 200 Juta Rupiah.

Konser Paskah Nasional yang bertemakan “The Saviour Reigns” ini, merupakan acara penutup dari tiga rangkaian acara Paskah Nasional yang diselenggarakan di Sulut. Diantaranya adalah Pawai Paskah Nasional (Selasa, 22 April 2017), Global Christian Youth Conference 2017 (Jumat, 21 April 2017 sampai Selasa, 25 April 2017), dan Konser Paskah Nasional (Jumat, 28 April 2017).

Selain itu, salah satu Peserta Konser Paskah Nasional yang merupakan Pemuda Jemaat Gereja KGBI Baptis Pengharapan, Natanael Thomas Terok, memberikan komentarnya setelah mengikuti Konser Paskah Nasional tersebut.

“Konser ini sangat memberkati dan sangat membangun secara rohani bagi para pemuda-pemudi Sulut yang hadir pada saat ini. Oleh karena itu, saya berharap setelah ini banyak orang yang bisa lebih dekat dengan Tuhan dan lebih lagi mengandalkan Tuhan di dalam setiap aspek kehidupannya. Dan semoga juga kedepannya kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus diadakan lagi, karena pastinya akan sangat ditunggu-tunggu oleh kita pemuda-pemudi Sulut,” ucap Natan sembari menunjukan ekspresi wajah yang penuh sukacita. (rezkykumaat)