Kawasan Relokasi Bencana Pandu akan Memiliki Sekolah SD-SMP

Manado, 4/5 (Komunikasulut.com) – Pemukiman relokasi bencana pandu, Bunaken, akan mempunyai Sekolah SD dan SMP yang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Manado,

“Pembangunan dimulai, dimana SD dan SMP sedang dikerjakan lalu menyusul TK dan pendidikan anak usia dini (PAUD),” kata Wali Kota Manado, Vicky Lumentut, di Manado, Rabu.

Lumentut mengatakan, pembangunan sekolah di kawasan relokasi tersebut menurutnya untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang mendiami kawasan relokasi bencana, juga untuk memenuhi visi dan misi Manado kota cerdas sehingga masyarakat di kawasan tersebut juga harus dicerdaskan.

Dia mengatakan, sekolah-sekolah yang dibangun tersebut, dirancang agar bisa juga dinikmati oleh warga yang berada di kawasan sekitar kampung relokasi seperti Bengkol, Meras, Molas, sampai Tongkeina, karena lokasinya berdekatan.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Manado, Deasy Lumowa, mengatakan, untuk SD dibangun tujuh gedung yakni enam ruangan kelas dan satu ruangan guru, demikian juga untuk SMP dibangunan dengan jumlah yang sama.

Lumowa mengatakan, pembangunan sekolah di kawasan relokasi bencana tersebut dijadwalkan selama 90 hari kerja, dan jika dihitung diperkirakan akan dibuka Juli nanti.

“Jadi nanti gedung-gedung sekolah itu diperkirakan bisa diresmikan pada saat penerimaan siswa baru di tahun ajaran ini,” katanya.

Dia mengatakan, secara teknis sekolah-sekolah yang dibangun di kawasan relokasi bencana tersebut diatur mengelilingi kawasan pemukiman yang berada dekat puncak Gunung Tumpa.

Menurutnya, jika sudah selesai nanti, maka kawasan itu mirip seperti Jepang yang posisinya tinggi mengelilingi perumahan sehingga pemandangannya menjadi sangat indah.(Dims)