DPRD Manado Gelar Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses

Pimpiann DPRD Manado dan pemerintah kota menandatangani MoU usai menyampaikan hasil reses dalam [paripurna

(LIPUTAN KHUSUS) 

Manado, 20/6 (Komunikasulut.com) РDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, dipimpin Ketuanya, Noortje Henny Van Bone,  melaksanakan rapat paripurna, mendengarkan laporan hasil reses pertama tahun sidang 2017.

Penyampaian hasil dilakukan para wakil rakyat dari dapil Sario-Malalayang, lalu Wenang-Wanea, Paal Dua-Tikala, lalu Singkil-Mapanget terakhir dari Tuminting-Bunaken dan Bunaken Kepulauan.

Drs. Danny Sondakh, selaku pimpinan rapat mengatakan, hasil reses dibaca, agar diketahui oleh seluruh perangkat daerah maupun masyarakat umum yang hadir dalam acara tersebut.

Legislator Mohammad Wongso, sebagai perwakilan Sario-Malalayang, menyampaikan laporannya yang antara lain, adalah minta pengadaan lahan TPU baru, dan masalah reklamasi di pantai Malalayang.

Kemudian Hengky Kawalo, mewakili Dapil Wenang-Wanea, menyampaikan perbaikan drainase dan jalan di Karombasan Selatan yang rusak, serta jalan pasar yang masih rusak, lalu beras sejahtera yang tidak layak konsumsi menjadi keluhan serta penerangan jalan pun dikeluhkan masyarakat.

Sedangkan Stanley Tamo mewakili dapil Singkil-Mapanget, mewakili para legislator dari wilayah tersebut, menyampaikan inti-inti aspirasi yang terjaring dalam reses, antara lain pelebaran jalan, lalu lampu penerangan jalan, pembuatan gedung kantor lurah Lapangan, pembangunan sekolah baru, drainase, minta razia tempat kos di Mapanget, bantuan sosial diminta supaya merata, dan 2.000 KK di Singkil minta jalan ke TPU diperbaiki.

Kemudian dari dapil Tuminting-Bunaken dan Bunaken Pulau, diwakili oleh legislator Nurasyid Abdurahman, menyampaikan hasilnya antara lain tentang banjir, dan kelayakan gedung SMP V Manado, yang harus direhabilitasi karena banyak siswa namun gedung tidak layak, termasuk soal beras sejahtera.

Terakhir Legislator Royke Anter mewakili dapil Paal Dua-Tikala, mengatakan masalah banjir yang selalu terjadi di Malendeng setiap hujan, minta agar ada sosialisasi bantuan baik rastra dan banjir harus diberikan kepada yang berhak, dan soal IMB diminta ditertibkan. (Dims)