Unsrat Lepas 133 Orang Peserta KKT-115 ke Talaud dan Sorong

Manado, KomunikaSulut – Panitia penyelenggara kegiatan Kuliah Kerja Terpadu (KKT) angkatan 115 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado telah resmi melepas 119 orang mahasiswa peserta KKT yang akan ditempatkan di Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara dan 14 orang mahasiswa peserta KKT yang ditempatkan di Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat. Peresmian pelepasan peserta KKT dilakukan oleh segenap panitia KKT-115 Unsrat di halaman gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unsrat pada Rabu (28/6/2017).

Dalam wawancara via “texting” dengan pewarta KomunikaSulut, Dr. Magdalena Wullur, S.E, M.M, selaku salah satu panitia KKT-115 Unsrat, mengatakan, “Pihak panitia yang terdiri dari  Ir. Lindon Pangemanan, M.P, Yaulie Deo Y. Rindengan, S.T, M.Sc, dan saya sendiri, telah melepas 119 orang mahasiswa peserta KKT-115 Unsrat yang akan ditempatkan di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud, di antaranya adalah Kecamatan Beo, Kalongan, dan Lirungan. Peserta KKT yang terbagi dalam sembilan posko, akan disebar di beberapa desa yang ada di ketiga kecamatan tersebut,” jelas Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat yang sering disapa Nci Lena tersebut.

Peserta KKT-115 Unsrat di Kabupaten Kepulauan Talaud, lanjut Nci Lena, akan membuat dua program kegiatan di desa tempat posko mereka ditempatkan. Yang pertama adalah Sistem Informasi Desa yang meliputi pembuatan website, video desa, dan pengelolaan dana desa. Yang kedua adalah program kegiatan tematik, yaitu Revolusi Mental. Salah satu kegiatannya adalah melakukan pembelajaran di siswa-siswi Sekolah Dasar tentang senam kejujuran dan PHBS.

Saya punya tiga harapan kepada ke-119 orang mahasiswa peserta KKT-115 Unsrat yang akan berkegiatan di Kabupaten Kepulauan Talaud. Yang pertama, kiranya mereka bisa mensukseskan KKT-115 Unsrat dengan kembali ke ranah akademik dengan laporan dan kerja di lapangan bisa selaras. Kedua, kiranya mereka bisa membangun jiwa integritas, kerja keras, dan gotong royong sebagaimana filosofi Revolusi Mental bisa dipraktekan. Ketiga, kiranya melalui KKT Unsrat kedepannya tidak perlu lagi mengeluarkan banyak dana untuk sosialisasi agar masyarakat mau kuliah di Unsrat, dikarenakan melalui KKT ini diharapkan  semua itu sudah bisa tercapai.

Kedepannya diharapkan juga, dikarenakan sistem administrasi di Unsrat telah berstatus Badan Layanan Umum (BLU), semoga pelaksanaan KKT dalam prosesnya bisa lebih baik lagi  oleh sebab sudah tidak ada masalah birokrasi dalam pendanaannya, tegas Nci Lena.

Adapun segenap rangkaian kegiatan peresmian pelepasan peserta KKT-115 Unsrat oleh panitia KKT di halaman gedung LPPM Unsrat adalah sebagai berikut:

  • Doa
  • Laporan Koordinator Kecamatan (Korcam) KKT-115 Unsrat perihal kondisi lapangan beserta jumlah keseluruhan posko dan peserta
  • Sambutan Dosen Pengawas Lapangan (DPL)
  • Simbolik pemasangan almamater dan penyerahan bendera KKT-115 Unsrat di Kabupaten Kepulauan Talaud. Lalu Korcam menyerahkan quality control (Tabel check list dan daftar tempat tinggal) kepada DPL.
  • Menyanyikan Mars Unsrat
  • Doa
  • Diakhiri dengan persiapan keberangkatan

Kedepannya para peserta KKT-115 Unsrat yang akan di tempatkan di beberapa wilayah di daerah Indonesia Timur juga akan segera di kirim. Seperti halnya, untuk peserta KKT-115 Unsrat di wilayah Sorong, Papua Barat akan di lepas pada Sabtu (1/7/2017), dilanjutkan dengan wilayah Tobelo, Halmahera Utara pada Selasa (4/7/2017), setelah itu untuk wilayah dari program regular KKT-115 Unsrat yang bertempat di Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, dan Kota Kotamobagu yang akan di lepas pada Kamis (6/7/2017). (rezkykumaat)