DPRD Manado Desak BPPR Lakukan Hitung Pajak Online

Manado, 14/7 (Komunikasulut.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, mendesak Badan Pengelola Pajak dan Retribusi (BPPR) melakukan penghitungan pajak online, untuk restoran.

“Dengan melakukan penghitungan pajak online, maka bisa memaksimalkan dan meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak, sebab saya sudah menemukan fakta kalau pendapatan sebuah rumah kopi saja, mencapai Rp30 juta perharinya, bagaimana sebulan? bagaimana juga dengan yang lainya?” kata Ketua DPRD Manado, Noortje Henny Van Bone, di Manado.

Dia mengatakan, dari satu tempat saja, potensi pajak sudah bisa dihitung sekitar Rp45 sampai Rp60 juta perbulan, setelah semua pemasukan Rp30 juta dipotong pengeluaran dalam seharinya yang bisa mencapai angka bersih Rp15-Rp20 juta perhari. Menurutnya dia sudah menyampaikan hal tersebut kepada kepala BPPR Manado, dan diminta agar melakukan langkah untuk memaksimalkan pengawasan dan pengumpulan pajak dengan cara terbaik.

Sementara Ketua komisi B DPRD Manado yang membidangi ekonomi dan keuangan Revani Parasan, SH, mengatakan, sudah menyampaikan hal tersebut sejak 2015, dan mendesak hal diberlakukan pemerintah dalam hal ini dinas pendapatan daerah ketika itu yang sudah berubah nama menjadi badan pengelola pajak dan retribusi, karena diyakini bisa mendongkrak pendapatan daerah.

Tetapi sayangnya, kata Parasan, saat DPRD bersama dinas pendapatan daerah sepakat menganggarkan dana Rp3,6 miliar untuk mengatur sistem penghitungan pajak online, malah dilaksanakan sehingga menjadi sisa lebih penggunaan anggaran, malah dananya dikurangi menjadi Rp1,5 miliar untuk semua perangkat daerah yang punya target PAD, sehingga malah tidak berjalan.

“Kami agak kecewa, tetapi tidak akan mengurangi semangat untuk terus mengingatkan pemerintah agar memberlakukan hal tersebut, sebab merupakan cara baik mendongkrak pendapatan daerah, sekaligus mengurangi pengeluaran yang tidak perlu untuk penagihan pajak sebab semuanya sudah online dan bisa diperiksa secara langsung,” katanya.

Parasan mengatakan, akan mendesak hal tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan pendapatan daerah Manado dari sektor pajak, terutama restoran, hotel dan tempat hiburan. (Dims)