Pengibaran Bendera Bawah Laut Oleh ISK Unsrat

Manado, 17/8 (Komunikasulut.com) – Ikatan Sarjana Kelautan (ISK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), peneliti laut dan marinir, Kamis siang melakukan pengibaran bendera merah putih, di bawah laut di pantai Karangria, Tuminting.

Markho b tampi Ketua Ikatan Sarjana Kelautan
Markho b tampi ketua Ikatan Sarjana Kelautan

Pengibaran bendera merah putih, dilakukan oleh marinir yang menyelam ke bawah laut, disaksikan penyelam yang terdiri atas marinir, para sarjana kelautan dan peneliti.

Ketua Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Sam Ratulangi, Markho Tampi, mengatakan, pengibaran bendera merah putih, didahului dengan upacara bendera di Boulevard Dua Karangria.

“Upacara diikuti angkatan laut, camat Tuminting, para lurah di wilayah Tuminting, ASN, mahasiswa teknik kelautan Unsrat, siswa SMK di Tuminting serta masyarakat umum,” katanya.

Dia mengatakan, bertindak sebagai pembawa bendera adalah mahasiswa dari fakultas ilmu kelautan, kemudian menyerahkan kepada marinir yang bertugas sebagai penyelam di bawah laut.

Tampi mengatakan, ketika bendera dibawah ke bawah laut untuk dikibarkan, lagu Indonesia Raya dikumandangkan dari daratan, mengiringi pengibaran Sang Merah Putih.

Dia mengatakan, dalam upacara pengibaran bendera di bawah laut, ikut pula para peneliti dari Swedia dan Belanda, yang ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kemeriahan HUT ke 72 kemerdekaan Indonesia.

Pengibaran bendera bawah laut tersebut, katanya adalah kegiatan rutin yang sudah dilaksanakan selama empat tahun berturut-turut untuk memperingati kemerdekaan Indonesia, sekaligus tetap mengingatkan untuk cinta tanah air terutama laut sebagai bagian terbesar negara.

“Untuk membuat masyarakat mengerti laut adalah kekayaan Indonesia dan bagaimana laut menjadi sumber hidup, masyarakat maka harus dipelihara dan dijaga,” katanya.(Dims)