Prof Kumaat Bangga Dengan KKT-115 Unsrat

Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA. (fto:ist)

Manado, KomunikaSulut – Menghadiri Acara Puncak Kuliah Kerja Terpadu (KKT) angkatan 115 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di Auditorium Universitas, Jumat (18/8/2017), Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA, merasa bangga dengan kinerja mahasiswa dan panitia KKT-115.

Dalam sambutannya di acara puncak KKT-115 Unsrat, Prof. Kumaat mengatakan, “Setiap kali pelepasan KKN, saya selalu penuh kekhawatiran jika terjadi apa-apa terhadap mahasiswa di lapangan. Tapi, sampai saat ini ternyata mahasiswa kita luar biasa. Tanpa ada yang celaka dan hasil yang luar biasa di lapangan, saya bangga kepada mahasiswa Unsrat. Kalian hebat dan luar biasa,” ungkapnya.

“Hasil KKT Unsrat hingga saat ini bisa dikatakan mengalami peningkatan luar biasa. Sebanyak 1072 desa sudah dilayani oleh pengabdian KKT Unsrat. Dengan adanya profil desa dan berbagai hal lainnya sebagai kinerja KKT-115 Unsrat, hasilnya luar biasa,” tambahnya.

Mner Oda bilang, lanjut Prof. Kumaat, saya pernah menantang beliau untuk melaksanakan KKT ini menjadi lebih baik, dan ternyata itu bisa. Karena itu, saya menantang Mner Oda untuk melaksanakan KKT Internasional. Nanti akan ada mahasiswa luar datang melaksanakan KKT di tempat kita. Dan itulah program kita selanjutnya.

Saya berharap, kedepannya kalian bisa sukses di lapangan setelah kalian sukses selama 23 hari KKT. Ini adalah uji coba saat berada di dunia kuliah dan saat lulus kalian harus bertarung di masyarakat. Tapi saya sangat yakin, kalian pasti sukses semuanya.

Kepada seluruh mahasiswa, dosen pengawas maupun pembimbing lapangan, perangkat desa di mana kalian di tempatkan, dan seluruh orang tua yang mempercayakan penempatan KKT kalian, pada kesempatan ini saya mengapresiasi semua itu, tutup Prof. Kumaat.

Selain itu, Pejabat Esalon IV Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Ginda Arthur, S.E, MBA, turut mengapresiasi hasil kinerja KKT-115 Unsrat.

Dalam kesempatannya bersama pewarta KomunikaSulut pada Sosialisasi Gerakan Revolusi Mental (GNRM) di Hotel Ibis Manado, Rabu (9/8/2017), Arthur mengatakan, 233 video potensi desa yang dibuat di KKT-115 Unsrat adalah dahsyat. Tidak bisa bayangkan, hanya 23 hari sudah ada 233 video masing-masing desa di Minsel. Belum lagi masih ada dari daerah KKT yang lain.

“Pendapat saya dengan pembuatan video potensi desa yang diterapkan di program KKT-115 Unsrat adalah dahsyat. Bayangkan, dalam 23 hari sudah ada 233 video potensi desa dari masing-masing desa di Minsel, belum lagi dengan daerah yang lain. Lewat video itu kita bisa melihat potensi mulitikultural masing-masing desa,” jelasnya.

“Sebenarnya, masih banyak potensi desa di Sulut yang perlu dikembangkan apalagi dipublish untuk dikonsumsi masyarakat luas. Karena itu, setelah pulang dari Manado saya akan berkoordinasi dengan teman-teman di luar sana bahwa yang dilakukan di Sulut perlu menjadi contoh bagi provinsi yang lain,” tambahnya. (RE)