DPRD-BSG-Badan Keuangan Bahas Penyertaan Modal Bank Sulut

Manado, 31/10 (Komunikasulut.com) – Revani Parasan, SH, memimpin komisi B DPRD Manado membahas penyertaan modal ke Bank Sulutgo (BSG) bersama Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPK-BMD) yang dihadiri Dirut BSG.

         “Kami ingin tahu sudah berapa besar share saham Kota Manado, di BSG, serta bagaimana kemungkinan penambahan dana penyertaan modal ke bank daerah tersebut,” kata Ketua Parasan.

         Dia juga mempertanyakan, siapa saja pemilik saham di BSG, apakah selain PT Mega Coorpora, masih ada lagi pihak swasta yang ikut menanamkan modal di situ, apakah memang dibolehkan aturan atau tidak.

         Sedangkan legislator Lily Walandha, dan Benny Parasan mempertanyakan apa latarbelakang, yang mendorong PT Mega Coorpora menanamkan saham di BSG, sedangkan perusahaan tersebut sudah memiliki bank sendiri.

Direktur Utama BSG, Jefrey Dendeng, mengatakan, pemegang saham terbesar di bank daerah tersebut adalah PT Mega Coorpora, dengan jumlah saham 24,9 persen dari modal sebesar Ro203 miliar sampai 2017.

         “Artinya setiap kali rapat pemegang saham dan pembagian deviden, maka perusahaan tersebut, akan mendapatkan bagian keuntungannya sebesar 24,9 persen, dari total keuntungan,” katanya.

        Sedangkab tentang Manado, dia mengatakan berada di urutan kesembilan, dalam daftar pemegang saham di PT BSG dengan modal yang disetorkan sebesar Rp20,03 miliar dan share saham 2,4 persen, sampai 2017. (Dims)