Pemilik Tanah Pintu Tol Duga Ada Permainan Hilangkan Kelebihan Tanah

Manado (Komunikasulut.com) – Ahli waris pemilik tanah di pintu tol, Daivy Kawatak, menduga ada oknum-oknum tidak bertanggungjawab di BPN Minut yang berusaha menahan keputusan, KIP untuk membuka, Warkah tanah dengan tujuan menghilangkan, Kelebihan tanah milik ayahnya Johanis Kawatak, seluas 4000 meter persegi di kawasan itu.

“Itulah yang menyebabkan sengketa sampai sekarang, karena Warkah yang bisa menunjukan dan membuktikan lahan milik kami, tak bisa dibuka dan ditujukan oleh oknum oknum di BPN Minut,” katanya.

Daivy menduga kelebihan sisa tanah mereka sengaja dihilangkan sehingga seolah-olah sisa tanah sekitar 4000 meter persegi di pintu tol itu sudah dijual dan dibeli oleh orang lain, padahal.menurutnya mereka sama sekali tidak menjual atau menyerahkannya kepada orang lain.

Menurut Daivy, demi mendapatkan kepastian hukum, mereka akhirnya mendatangi notaris, BPN Minahasa Utara dan Minahasa Induk, supaya bisa membuka warkah tanah, agar jelas dimana batas tanah milik ayahnya Johanis Kawatak, tetapi justru BPN Monitor enggan memberikan data atau keterangan, sehingga warkah juga tak bisa dibuka.

Karena itu, Daivy mengatakan akan mengejar terus dan memberikan waktu sampai Senin nanti, jika tidak maka jalur hukum pidana ditempuh untuk mendapatkan hak mereka, siapapun yang melakukan aksi tidak bertanggungjawab itu mulai dari desa sampai ke BPN akan diproses hukum. (Dims)