Berikut Daftar Pemenang 22 Nominasi FFI 2017 di Manado

Manado, KomunikaSulut – Perhelatan akbar Festival Film Indonesia (FFI) 2017 di Manado, Sabtu (11/11/2017), menjadi momen para pelaku dan pecinta film nasional menantikan karya dari para sineas terbaik tahun 2017 diumumkan. FFI yang merupakan ajang penghargaan tertinggi di dunia perfilman Indonesia dapat membuat para nominator dan pemenang nominasi diakui kredibilitas dan kompetensinya di bidang seni peran maupun sinematografi di Indonesia. Sehingga, secara tidak langsung akan mempengaruhi nilai jual dan pamor pelaku seni peran maupun para sinematografi yang bersangkutan kedepannya.

Dalam pagelaran FFI 2017 di Manado, juri yang berjumlah 75 orang merupakan pihak yang telah memiliki kesatuan visi serta kriteria penilaian dan berkompeten dibidangnya. Karena bagaimanapun, panitia menseleksi dengan baik kompetensi para juri dengan melihat kapasitasnya dalam dunia seni, kebudayaan, akademis, dan media. Serta telah memiliki andil dalam membangun ekosistem perfilman Indonesia, seperti halnya DALAM kritikan, politik budaya, pengarsipan, penyelenggaraan festival, dan kajian.

Dalam kata-kata pengantar Ketua Bidang Penjurian Festival Film Indonesia 2017, Riri Reza, dia menggambarkan mekanisme penilai juri dalam menetapkan para nominator yang masuk nominasi dan pemenang nominasi.

“Metode penilaian juri FFI 2017 menggunakan metode yang lebih tertata dan terbuka, dengan partisipasi penuh dari asosiasi profesi perfilman dan komunitas film sejak awal Agustus 2017. Sehingga, hasil penyeleksian dan penilai juri diharapkan bisa memberi gambaran yang sesuai dengan tujuan utama FFI, yaitu menjadi sebuah tolak ukur prestasi, ajang promosi, dan penganugerahan penghargaan bagi karya serta pembuat film terbaik dalam periode satu tahun,” jelasnya.

“Seperti halnya film-film cerita panjang yang masuk dalam nominasi kali ini. Mereka adalah film yang memiliki kekuatan gagasan dan pencapaian teknis secara estetika tertinggi diantara lebih dari 100 film yang telah terseleksi. Semisal dalam kategori utama, film Kartini dan Night Bus merupakan film dengan kedalaman gagasan dan tema. Sementara film Cek Toko Sebelah, Posesif, dan Pengabdi Setan memperluas kemungkinan peningkatan kualitas dalam keragaman,” tambahnya.

Terdapat 3 kriteria yang digunakan juri sebagai dasar penilaian, yaitu:
– Kejernihan Gagasan dan Tema;
– Kualitas Teknis dan Estetika;
– Profesionalisme;

Berikut daftar pemenang 22 kategori nominasi FFI 2017:
– Penata Busana Terbaik diraih Gemailla Gea Geriantiana, dalam film Night Bus;
– Penata Rias Terbaik diraih Cherry Wirawan, dalam film Night Bus;
– Penata Musik Terbaik diraih Aghi Narottama, Tony Merle, dan Bemby Gusti, dalam film Pengabdi Setan;
– Penata Suara Terbaik diraih Khikmawan Sentosa dan Anhar Moha, dalam film Pengabdi Setan;
– Pengarah Sinematografi Terbaik diraih Ical Tanjung, dalam film Pengabdi Setan;
– Pengarah Artistik Terbaik diraih Allan Sebastian, dalam film Pengabdi Setan;
– Pencipta Lagu Tema Terbaik diraih The Spouse, dalam film Pengabdi Setan;
– Pemeran Anak Terbaik diraih Muhammad Adhiyat, dalam film Pengabdi Setan;
– Penyunting Gambar Terbaik diraih Kelvin Nugroho dan Sentod Sahid, dalam film Night Bus;
– Penata Efek Visual Terbaik diraih Finalize Studio (Heri Kuntoro dan Abby Eldipie), dalam film Pengabdi Setan;
– Film Dokumentar Panjang Terbaik diraih film Bulu Mata, karya Tonny Trimarsanto;
– Film Dokumenter Terbaik diraih film The Unseen Words, karya Wahyu Utami Wati;
– Film Pendek Terbaik diraih film Ruah, karya Makbul Mubarak;
– Film Animasi Pendek Terbaik diraih film Lukisan Nafas, karya Fajar Ramayel;
– Penulis Skenario Asli Terbaik diraih Ernest Prakasa, dalam film Cek Toko Sebelah;
– Penulis Skenario Adaptasi Terbaik diraih Rahabi Mandra dan Teuku Rifnu Wikana, dalam film Night Bus;
– Pemeran Pendukung Pria Terbaik diraih Yayu Unru, dalam film Posesif;
– Pemeran Pendukung Wanita Terbaik diraih Christine Hakim, dalam film Kartini;
– Pemeran Utama Wanita Terbaik diraih Putri Marino, dalam film Posesif;
– Pemeran Utama Pria Terbaik diraih Teuku Rifnu Wikana, dalam film Night Bus;
– Sutradara Terbaik di raih Edwin dalam film Posesif;
– Film Terbaik diraih Night Bus. Produksi Night Bus Pictures dan Kaninga Pictures, diproduseri oleh Darius Sinathrya dan Teuku Rifnu Wikana;

Selain itu, terdapat juga nominasi Lifetime Achievement Award yang diraih Budiyati Abiyoga selaku produser senior wanita yang sangat dihormati di dunia perfilman Indonesia. (RE)