Malam Anugerah FFI 2017 di Manado Berlangsung Meriah

Manado, KomunikaSulut – Acara puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2017 berlangsung semarak di Grand Kawanua Convention Center, Sabtu (11/12/2017). Dengan bertemakan “Beragam Itu Indah,” acara diramaikan oleh 160 aktris dan aktor lokal di Indonesia, baik yang masuk dalam nominasi maupun yang tidak.

Ketua Umum Pelaksana FFI, Muspita Leni Lolang, S.Sn, dalam sambutannya memaparkan berbagai tahapan dan proses kegiatan yang telah berhasil dilewati sampai akhirnya tiba pada acara puncak FFI 2017 di Manado. Oleh karena itu, Leni mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah menyokong penyelenggaraan kegiatan ini.

“Ada berbagai tahapan yang telah dilalui untuk bisa sampai pada saat ini. Dimulai dari kegiatan pemberdayaan asosiasi profesi dan komunitas, seleksi film nominasi, memilih juri akhir, verifikasi tim penjurian, tabulasi data nominasi oleh akuntan publik, pengumuman nominasi, penjurian akhir, pemutaran film online serta pemutaran 5 kategori khusus di web resmi penjurian, voting, tabulasi data nominasi oleh akuntan publik yang terakhir, sampai akhirnya tiba di Malam Anugerah FFI 2017. Segala tahapan telah dilalui dengan sukses dengan bantuan-bantuan dari berbagai pihak,” paparnya.

“Oleh karena itu, Panitia Pelaksana Pusat FFI 2017 memberikan apresiasi kepada 16 organisasi dari asosiasi profesi serta komunitas perfilman yang telah membantu menjaring lebih dari 100 judul film yang terdiri dari 21 film cerita, 6 film dokumentar panjang, 7 film dokumentar pendek, 10 film pendek, dan 5 film animasi pendek, sampai akhirnya bisa menghasilkan 22 kategori nominasi yang di jurikan. Selain itu, kami berterima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambei, S.E, beserta jajarannya yang telah membantu mensukseskan perhelatan ini di Manado,” tambahnya.

Selain itu, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, S.E, mengungkapkan rasa syukur dan rasa bangganya karena Manado sebagai pusat kota di Sulut untuk pertama kalinya dipercayakan menjadi lokasi pelaksanaan acara puncak FFI 2017.

“Saya menyambut positif atas terlaksananya kegiatan ini. Serta, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI beserta jajarannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulut untuk menjadi tempat palaksanaan kegiatan berskala nasional ini,” ujarnya.

“Dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini, pemerintah daerah akan semakin dimampukan dalam mempercepat terwujudnya Sulut yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya,” tandasnya.

Rangkaian kegiatan Malam Anugerah FFI 2017 di Manado adalah sebagai berikut:
– Doa buka oleh Pdt. Dr. H.W.B. Sumakul, M.Th;
– Sambutan Ketua Umum Pelaksana FFI, Muspita Leni Lolang, S.Sn;
Open Mick oleh Arie Kriting;
– Teater Musikal;
– Menyanyikan Lagu Indonesia Raya;
– Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Didik Suhardi, Ph.D;
– Pengumuman dan penyerahan piala citra bagi nominator pemenang dari masing-masing 22 nominasi yang tersedia di FFI 2017;
Performance lagu Kota Manado Yang Ku Cintai oleh “Pasha Ungu”;
Perfromance lagu Malaikat Juga Tahu oleh The Spouse;
Performance seriosa oleh Farman Turbo dengan lagu yang berjudul Citra;

Malam Anugerah FFI 2017 di Manado dihadiri Presiden RI ke-5, Megawati Soekarno Putri beserta jajaran, Sekjend Kemendikbud RI, Didik Suhardi, Ph.D beserta jajaran, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, S.E, dan istri, Wakil Gubernur Sulut, Drs. Steven Kandouw dan istri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut, dan jajaran Pemrov Sulut.

Bertindak sebagai host, Puteri Indonesia 2016 perwakilan Sulut, Kezia Warouw, disandingkan dengan Komedian Denny Chandra. Hal ini menambah semarak dan kemeriahan acara sejak dimulainya pukul 08.30 WITA sampai berakhirnya pukul 24.00 WITA. (RE)