Produk Kuliner dan Pariwisata Manado Tuai Pujian di FFI 2017

Manado, KomunikaSulut – Tidak kurang dari 160 aktris, aktor, dan sinematografis RI hadir meramaikan perhelatan acara puncak FFI 2017 di “Kota Tinutuan” Manado, Sabtu (11/11/2017). Dalam kesempatan tersebut, mereka turut memberikan pujian kepada Manado atas kelebihan-kelebihannya di aspek pariwisata, kuliner, dan sumber daya manusia yang ada di kota ini.

Kepada beberapa aktris, aktor, dan sutradara yang ditemui KomunikaSulut, mereka sangat antusias dengan pelaksanaan FFI 2017 di Manado. Banyak kesan yang bisa mereka dapat di kota ini karena berbagai aspek pariwisata dan kuliner unik yang bisa mereka temui.

Seperti halnya pendapat dari seorang aktor muda yang mengawali karirnya di dunia perfileman sejak tahun 2009, yaitu Adipati Dolken. Kepada KomunikaSulut, Adipati mengatakan,” Walaupun sejak sampai disini belum banyak menjelahi wilayah Manado, tapi saya tahu kalau makanannya enak-enak dan spot pariwisatannya bagus-bagus,” katanya.

Senada dengan itu, Joko Anwar selaku seorang Sutradara papan atas yang sangat dikenal dan diperhitungkan karyanya di dunia sinema nasional maupun mancanegara menjelaskan antusiasmenya terhadap penyelenggaraan FFI 2017 di Manado.

“Kota Manado saya lihat bersih, indah, dan cantik. Nilai jual Kota Manado dari segi pariwisata, kuliner, dan sumber daya manusia yang bisa dipakai di dunia perfilman nasional sangat berpotensi sekali. Jika dibina dengan baik, orang-orang Manado bisa sangat keren hasilnya ketika diajak main film. Karena saya lihat orang Manado punya karakter yang sangat kuat,” jelasnya.

Selain itu, seorang produser senior di dunia perfilman Indonesia sekaligus peraih Piala Citra Lifetime Achievement FFI 2017, Budiyati Abiyoga, sangat terharu dengan keramah-tamahan masyarakat lokal di Manado. Budiyati merasakan bahwa Manado adalah tempat yang damai, sehingga dia ingin berlama-lama berada disini.

“Saya terharu melihat keramah-tamahan orang-orang di Kota Manado. Membuat saya merasa damai berada disini dan rasanya ingin saya berlama-lama berada disini. Setelah pulang dari sini, saya mungkin akan kembali berkunjung di Manado di lain hari,” pungkas penulis dan produser senior Indonesia yang mengawali karirnya di Festival Film Indonesia tahun 1985 dan pernah mendapat penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia tersebut.

Adapun berbagai tanggapan sejumlah aktris dan aktor tentang penyelenggaraan FFI 2017 di Manado adalah sebagai berikut:

Dian Sastro: “Saya senang FFI 2017 diselenggarakan di Manado. Karena saya tahu perkembangan dunia perfilman lokal di Manado sudah banyak berkembang. Semoga semangat untuk membangun dunia seni peran dan sinematografi di Manado semakin bertumbuh.”

Arie Kriting: “Saya senang sekali FFI 2017 diselenggarakan di Manado dan menurut saya ini menjadi terobosan besar bagi Manado selaku perwakilan Indonesia Timur yang menjadi tuan rumah perhelatan nasional. Selain itu, ikan bakar disini sangat enak, saya sudah coba tadi.” 

Fauzi Baadila: “Di Manado banyak tempat wisata yang menarik dan kuliner yang enak. Saya sudah coba bubur manado dan nasi kuning yang ada disini, semuanya enak. Dan sejauh ini pelaksanaan FFI 2017 di Manado saya lihat sukses. Semoga kedepannya Manado bisa menjadi tuan rumah diberbagai ajang nasional lainnya.” (RE)