Ahli Waris Menduga Ada Oknum Staf BPN Minut Menghilangkan Warkah Tanah

Manado,(komunikasulut.com ) – Ahli waris pemilik lahan di kawasan pintu tol, Daivy Kawatak, benar-benar marah karena eksekusi putusan KIP oleh PN Airmadidi kembali ditunda, dengan alasan harus menunggu pemberitahuan dari BPN Minahasa bahwa berkas sudah dikirimkan ke Minahasa Utara.

“Kami tetap menuntut agar putusan dieksekusi, karena dengan membuka warkah tanah, maka akan jelas dimana sisa dan kelebihan tanah milik almarhum Papa kami,” katanya.

Daivy mengatakan, kemarahannya beralasan, karena permintaan dari BPN Minut maupun surat tidak ada, sehingga BPN Minahasa tidak membahas, tetapi informasi resmi dari Minahasa semua berkas sudah dilimpahkan ke Minut, termasuk milik mereka. ”

“Kami yakin ada oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab sengaja menghilangkan warkah dan hendak menghilangkan jejak sisa kelebihan tanah milik papa kami, Johanis Kawatak, di sekitar area pintu tol, yang luasannya, 4.000 meter persegi,” kata Daivy yang didampingi adik, suami dan anak-anaknya.

Karena itu dia mengatakan, akan menempuh jalur hukum, untuk mendapatkan hak tanah kembali, karena yakin ada oknum-oknum yang sengaja melakukan hal itu untuk menghilangkan tanah mereka.

Dia mengakui memang Kepala BPN Minahasa Utara, sudah menyatakan akan mengukur kembali tanah milik mereka dan membuka warkah, tetapi hal itu belum dilakukan, sehingga akhirnya pihaknya memilih melakukan langkah berani untuk mendapatkan haknya kembali. (Dims)