GMNI Siap Mengkritik dan Bersinergi Bersama Pemerintah

Ketua Presidium GMNI, Chrisman Damanik.

Manado, KomunikaSulut – Pembukaan Kongres Trisakti XX Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sukses dilaksanakan diĀ Graha Gubernuran, Kel. Bumi Beringin, Kec. Wenang, Manado, Rabu (15/11/2017). Kehadiran Presiden RI, Joko Widodo, menambah animo dan antusiasme para peserta kegiatan maupun tamu undangan yang hadir untuk bersama-sama mengawal kegiatan ini hingga berakhir dengan baik.

Kepada KomunikaSulut, Ketua Presidium GMNI, Chrisman Damanik, menjelaskan sinergitas GMNI dan pemerintah NKRI dalam menjaga kedaulatan negara maupun mengedepankan kepentingan masyarakat Indonesia.

“GMNI merupakan organisasi kemahasiswaan, sehingga sinergitas bersama pemerintah tentunya sebagai mitra kritis dan strategis. Kita kritis apabila pemerintah tidak berpihak pada kepentingan rakyat dan kita akan sinergis apabila kebijakan pemerintah untuk mengedepankan kepentingan masyarakat. Contohnya, jika pemerintah ingin mengambil alih FreeportĀ dari pihak asing, maka GMNI akan turun kejalan untuk memberikan dukungan penuh kepada pemerintah atas segala sikap dan kebijakannya,” jelasnya

“Kehadiran Presiden RI di acara pembukaan Kongres Trisakti GMNI keduapuluh di tanah Minahasa sendiri, merupakan sebuah janji yang beliau tepati setelah beberapa waktu yang lalu kita berbincang-bincang bersama di Istana Negara,” tambahnya.

Selain itu, Ketua DPP PA GMNI, Ahmad Basarah, salut dengan komitmen Presiden RI untuk melakukan pembangunan sumber daya manusia dan meregenerasi pemimpin bangsa kedepannya. Basarah mengatakan bahwa Presiden RI mengerti akan peran daripada organisasi kepemudaan cipayung+ yang menjadi wadah pembentukan karakter bagi generasi penerus bangsa.

“Kehadiran Presiden RI di acara pembukaan Kongres Trisakti GMNI keduapuluh di Manado menunjukan komitmen untuk membangun sumber daya manusia bangsa yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang. Saya pikir Presiden memahami dengan baik bahwa GMNI bersama organisasi cipayung lainnya adalah kawah candradimuka generasi bangsa. Mereka dididik tidak hanya dengan akademik di kampus, tapi dengan kepedulian sosial dan masa depan bangsanya. Komitmen itulah membuat Presiden hadir dalam kegiatan ini, selain dikarenakan Presiden Jokowi memiliki kesamaan visi dan misi dengan GMNI, yaitu Nasionalisme,” tandasnya.

Kongres Trisakti XX GMNI akan diikuti sebanyak 500 orang mahasiswa di dalam ruang sidang Graha Gubernuran Manado selama 5 hari kedepan, dimulai Rabu (15/11/2017) sampai Senin (20/11/2017). (RE)