Panwaslu: Media Massa dan Masyarakat Mata dan Telinga Panwas

Manado, (komunikasulut.com) – Dialog yang digelar Panwaslu Manado, yang dipimpin oleh Ketua Marwan Kawinda, SH didampingi Supriyadi Pangellu, SH dan Ramli Pateda, S.Sos, dengan pers dan masyarakat berlangsung hangat, Jumat sore.

Berbagai masukkan dan pertanyaan disampaikan oleh awak media yang berasal dari berbagai media, baik cetak elektronik maupun digital yang hadir dalam dialog tersebut.

Ketua Panwaslu, Marwan Kawinda yang membuka dialog mengatakan, bahwa Panwaslu sekarang memiliki kewenangan yang lebih dibandingkan dengan sebelumnya, karena bisa memeriksa, menyidangkan sampai memutuskan semua sengketa Pemilu, baik Pilcaleg maupun Pilpres nantinya.

“Kewenangan itu diberikan oleh Undang undang, nomor 7/2017 sehingga harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh seluruh pihak, baik KPU, maupun Panwaslu,” katanya.

Mengenai anggaran, Kawinda mengatakan karena Manado tidak melaksanakan Pilkada, maka anggaran sekarang baru dari APBN, tahun depan baru bisa mengajukan ke pemerintah kota.

Sementara komisioner Supriyadi Pangellu mengatakan media massa dan masyarakat harus bersama sama sadar untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi nantinya.

“Karena peran serta dan dukungan masyarakat dan media massa sangat membantu, mengingat sekarang pemilih banyak sedangkan yang pengawas hanya sedikit, sehingga partisipasi masyarakat menjadi penting dalam menyukseskan pesta demokrasi,” katanya.

Adi sapaan akrabnya mengatakan, masyarakat dan media massa bisa menjadi mata dan telinga panwaslu untuk ikut mengawasi jalannya pesta demokrasi Indonesia.

Dalam dialog yang berlangsung sampai malam itu, banyak hal mencuat dan menjadi masukan bagi pelaksanaan pengawasan pesta demokrasi. (Dims)