Kandidat Rektor Unsrat Resmi Jadi Delapan Orang

Ilustrasi.

Manado, KomunikaSulut.Com — Tahapan pemilihan rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado sudah hampir setengah jalan. Informasi terbarukan, bakal calon rektor Unsrat resmi menjadi delapan orang –dua orang kandidat baru mendaftar dan memenuhi kelengkapan administrasi. Momentum pendaftaran pun berakhir hari ini, Jumat (9/2/2018).

Kepada KomunikaSulut, Juru Bicara Rektor Unsrat, Hesky Stevy Kolibu, S.Pd, S.T, M.T, menyatakan informasi tersebut.

“Hari ini bertambah dua orang bakal calon rektor Unsrat, yaitu Prof. Dr. dr. Grace Kandou, M.Kes, dan Dr. Judy Obet Waani, S.T, M.T. Jadi ada delapan orang bakal calon rektor Unsrat yang selanjutnya akan dilakukan seleksi administrasi dari seluruh dokumen balon rektor oleh panitia,” tuturnya.

Setelah ketambahan dua orang kandidat, kedelapan orang bakal calon rektor Unsrat terdiri dari:
1. Prof. Ir. Dody Sumajouw, M.Eng, Ph.D (Ex-Wakil Rektor 4)
2. Prof. Dr. Telly Sumbu, M.H (Ex-Dekan Fakultas Hukum)
3. Dr. Flora Pricilla Kalalo, M.H (Dekan Fakultas Hukum)
4. Prof. Dr. dr. Adrian Umboh, Sp.A (Dekan Fakultas Kedokteran)
5. Prof. Dr. Ir. Jefrey Kindangen, DEA (Dekan Fakultas Teknik)
6. Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA (Rektor Unsrat/Petahana)
7. Prof. Dr. dr. Grace Kandou, M.Kes (Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat)
8. Dr. Ir. Judy Obet Waani, S.T, M.T (Ketua Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik)

Ketua Panitia Pilrek Unsrat, Prof. Dr. Ir. Siegfried Berhimpon, M.S, MAppSc, pun mengonfirmasi informasi tersebut kepada KomunikaSulut.

“Ada delapan orang bakal calon rektor Unsrat yang sudah mendaftar dan semua berkas mereka lengkap,” ungkap Prof. Berhimpon.

Selain itu, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA, selaku kandidat petahana mengharapkan kontestasi kali ini bisa berlangsung dengan kondusif.

“Mari kita sukseskan jalannya pemilihan rektor dengan menjunjung asas demokrasi. Jangan mudah termakan isu provokasi yang sengaja dilakukan untuk mengadu domba dengan tujuan memecah belah kita. Karena itu filter setiap informasi, sebab sebagai seorang incumbent pastinya akan menjadi sasaran tembak,” ujar srikandi Unsrat yang berjasa memberikan akreditasi A untuk kampus “Si Tou Timou Tumou Tou” itu.

Menanggapi cukup banyaknya bakal calon rektor Unsrat yang telah sah secara kelengkapan administrasi, Prof. Kumaat menanggapi hal tersebut dengan arif.

“Ini hal yang baik. Sebagai bukti bahwa dosen-dosen Unsrat semakin berkualitas,” tutupnya.

Setelah sesi pendaftaran ditutup hari ini dan nama delapan orang bakal calon telah resmi diperoleh panitia, maka tahapan selanjutnya akan masuk pada seleksi administrasi oleh pihak panitia –sesuai jadwal dimulai tanggal 21-22 Februari 2018.

Sesuai SK Senat Unsrat  No. 10 Tahun 2018, berikut jadwal tahapan selanjutnya:

  • Tahapan Penjaringan;
    – Pendaftaran bakal calon rektor (1-9 Februari 2018)
    – Seleksi administrasi (21-22 Februari 2018)
    – Penetapan Bakal Calon (23 Februari 2018)
    – Penyerahan nama bakal calon kepada Senat Unsrat (23 Februari 2018)
    – Pengumuman nama bakal calon Rektor Unsrat (26-28 Februari 2018)
  • Tahapan Penyaringan oleh Senat Unsrat;
    – Penyampaian visi, misi dan program kerja (1-8 Maret 2018)
    – Penilaian dan pemilihan calon rektor (1-8 Maret 2018)
    – Penetapan calon rektor (1-8 Maret 2018)
    – Pengiriman 3 nama calon rektor kepada menteri (9-15 Maret 2018)
  • Tahapan pemilihan rektor oleh Senat Unsrat dan Menristekdikti (2-13 April 2018)
  • Penetapan dan pelantikan Rektor Unsrat Periode 2018-2022 oleh Menristekdikti (27 Juli 2018).

(RE)