Combyan: Rektor Unsrat Terpilih Harus Selalu Pro Mahasiswa

Presiden Mahasiswa/Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsrat, Combyan Lombongbitung.

Manado, KomunikaSulut.Com — Tahapan pemilihan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Periode 2018-2022 telah melewati masa pendaftaran bakal calon; delapan kandidat pun ditetapkan lengkap secara administrasi. Tahapan selanjutnya masuk pada seleksi administrasi oleh panitia pada tanggal 21-22 Februari 2018.

“Ya benar. Mulai tanggal 21-22 Februari 2018 akan dilakukan seleksi berkas para bakal calon Rektor Unsrat. Kita lihat saja bagaimana perkembangan kedepannya,” kata Ketua Panitia Pilrek Unsrat, Prof. Dr. Ir. Siegfried Berhimpon, M.S, MAppSc, kepada KomunikaSulut, Jumat (9/2/2018).

Di sisi lain, kontestasi Pilrek Unsrat mulai diperhatikan seluruh civitas akademika kampus “Si Tou Timou Tumou Tou” itu. Presiden Mahasiswa/Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsrat, Combyan Lombongbitung, pun angkat suara.

“Siapapun yang menjadi Rektor Unsrat harus tetap dekat dengan mahasiswa dan kebijakan yang diambil harus tetap pro mahasiswa. Kami menganggap dosen sebagai orang tua di kampus, maka segala aspirasi dan keluhan kami diharapkan selalu bisa diterima dan lekas disikapi oleh pimpinan universitas,” lugasnya.

“Ditengah kontestasi Pilrek ini, saya mengimbau kawan-kawan mahasiswa jangan gampang diadu domba. Segala isu yang beredar di tiap fakultas harus bisa disikapi dengan kepala dingin karena momentum ini sangat rawan terjadi perpecahan. Saya pun selalu siap untuk berdiri di garis depan dalam menjaga kondusifitas kampus karena kita semua memiliki tujuan yang sama untuk tercapainya Unsrat yang unggul, berbudaya serta harmonis,” tambah 01 mahasiswa Unsrat itu.

Selain itu, mengutip ungkapan Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsrat, Prof. Dr. Ir. Hengky Johanis Kiroh, M.S, beberapa waktu lalu, beliau berharap rektor terpilih bisa mempertahankan segala prestasi yang telah dicapai Unsrat, terlebih lagi bisa membawa kampus menjadi lebih baik.

“Pada intinya siapapun yang menjadi pemimpin Unsrat nanti harus bisa mempertahankan akreditasi A yang telah dicapai oleh pemimpin yang sebelumnya. Terlebih lagi harus bisa membawa Unsrat lebih baik kedepannya, jangan lebih mundur,” tutupnya. (RE)