Umat Konghucu Gelar Ritual Keagamaan Sambut Imlek 2569 Kongzili

Manado, KomunikaSulut.Com — Umat Konghucu Manado, menggelar ritual keagamaan menyambut hari raya Imlek 2569 Kongzili, Rabu (14/2/2018).

“Imlek merupakan perayaan keagamaan yang tertera dalam kitab suci, dan karena agama ini berasal dari Tiongkok, maka budaya dari sana juga yang terbawa,” kata Pemuka Agama Konghucu dari Klenteng  Kwan Kong, Manado,  Sofyan Jimmy Yosadi S.H, di Manado, Rabu.

Yosadi yang juga budayawan Tionghoa sekaligus ketua bidang hukum majelis tinggi agama konghucu Indonesia itu, mengatakan, ritual keagamaan di tempat ibadah umat itu sama, dimana seminggu sebelum Imlek sudah ada berbagai rangkaian dan ritual yang dilaksanakan, yakni berdoa, selain itu juga ada tradisi etnis yang dilaksanakan.

Khusus untuk ritual keagamaan, kata Yosadi, umat akan melaksanakan sembahyang untuk leluhur di rumah masing-masing menjelang tahun baru, dimana seluruh anggota keluarga akan berkumpul.

“Setelah sembahyang leluhur, umat yang ada di rumah masing-masing makan bersama dengan berbagai simbol dan tradisi khas Tionghoa, dengan maknanya masing-masing,” katanya.

Kemudian pada malam hari, seluruh umat berkumpul di Klenteng  yang ada di Manado, sembahyang menjelang tahun baru, dan tradisinya menyalakan petasan dan kembang api, yang juga punya makna religi bagi umat dan etnis Tionghoa umumnya.

Sementara di Klenteng Kwan Kong, terlihat berbagai persiapan sudah dilakukan umat, dan silih berganti datang melakukan sembahyang dalam menyambut hari raya tersebut. (Dims)