Kejati Sulut Tahan Kadis Sosial Sitaro Karena Diduga Korupsi

Manado, KomunikaSulut.Com — Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Utara menahan menahan kepala dinas sosial kabupaten kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Dra. SWK, Selasa sore, karena dugaan melakukan tindak pidana penyalahgunaan DAK 2012i,semasa menjabat sebagai kepala dinas pendidikan daerah tersebut.

“Tersangka kami tahan untuk 20 hari kedepan, sampai 11 Maret 2018, di rumah tahanan Malendeng,  berdasarkan  surat perintah Kepala Kejaksaan  Tinggi Sulut, NomorINT-  01/R.1/Fd.1/02/2018,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulut, Yoni Mallaka, SH, di Manado.

Dia mengatakan, SWK ditetapkan sebagai tersangka berdasarka Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara no. PRINT-253/R.1/Fd.1/02/2018 tanggal 20 Februari 2018.

Malaka menjelaskan, berdasarkan  hasil penyidikan serta pemeriksaan yang dilakukan terhadap tersangka pada hari ini (20/02), Penyidik berpendapat telah terpenuhi syarat-syarat penahanan yang diatur dalam KUHAP.

“Tersangka diduga telah menyalahgunakan wewenang sebagai kepala dinas pendidikan dengan melakukan pungutan sebesar 12% dari dana dak yang diterima setiap sekolah, dengan total dana yang dikumpulkan sebesar Rp. 924.092.200,00,” katanya.

Dia mengatakan, terhadap tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo jo pasal 12 huruf e dan pasal 12 huruf f pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah oleh UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.  (Dims)