PPAB GMNI Manado Tanamkan Spirit Pancasila kepada 30 Anggota Baru

Minahasa, komunikasulut.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Manado menyelenggarakan kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) di Pantai Buntong, Desa Tateli Satu, Kec. Pineleng, Kab. Minahasa, pada tanggal 16-17 Maret 2018.

Kepada KomunikaSulut, Ketua DPC GMNI Manado, Safrin Titdoy, mengharapkan kegiatan penerimaan anggota baru kali ini bisa menekankan lagi soal arti Pancasila sebagai dasar negara.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempertegas lagi tentang Pancasila, karena hal itu sudah menjadi konsensus bersama para Founding Fathers kita sebagai dasar negara dan pedoman hidup dalam berbangsa maupun bernegara,” jelasnya.

“Pancasila tidak bisa diganti dengan ideologi lain, karena hanya Pancasila yang bisa mempersatukan rakyat Indonesia dari beragam suku, agama, ras dan antargolongan. Selain Pancasila, kita pun mengenal semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu dan merupakan bingkai keberagaman budaya di Indonesia,” tandas Bung Safrin.

Selain itu, Ketua Panitia PPAB, Charles Tangkau, menjelaskan tentang sistematis kegiatan.

“PPAB kali ini panitia memberikan tema ‘Pancasila Sebagai Pedoman Hidup Berbangsa Dan Bernegara Dalam Bingkai Marhaenisme.’ Pada dasarnya Pancasila merupakan dasar negara kita dan sebagai pedoman hidup. Kaum-kaum marhaen harus menjadikan marhaenisme sebagai bingkai. Ketika Pancasila tidak ada maka Marhaenisme tidak akan berjalan,” tuturnya.

“Pancasila kami pakai sebagai gagasan utama untuk agar generasi baru bisa mewujudkan Pancaila dengan benar sesuai Pembukaan UUD 1945. Inilah yang kami harapkan bisa dipahami para anggota baru,” tutup Charles.

Berdasarkan infomasi panitia, rangkaian kegiatan diisi dengan ragam materi internal organisasi sebagai berikut:
– Sejarah GMNI: Ramar Rahasia;
– Pengantar Organisasi: Safrin Titdoy;
– Pancasila dan Soekarnoisme: Farland Lengkong, S.Ip, M.Si;
– Pengantar Marhaenisme: Vrengky Muluwere, S.Ip;
– Pengantar Sarinah: Melisa Tarandung, S.H;
– Nasionalisme dan Patriotisme: Romario Tombokan;
– Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Berbangsa dan Bernegara: Iverson Tampungan dan Yeriko Sarepa;
– Simulasi Aksi: Charles Tangkau, Sinyo Bawintung dan Iverson Tampungan;

PPAB diikuti 30 orang mahasiswa yang berasal dari sejumlah komisariat yang ada di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dan Universitas Pembangunan Indonesia (Unpi) Manado: Komisariat Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, Fakultas Peternakan, Fakultas Pertanian Unsrat dan Fakultas Ekonomi Unpi.

Seluruh kader baru langsung dilantik usai kegiatan materi PPAB berakhir dan mereka secara resmi telah menjadi bagian dari keluarga besar GMNI Cabang Manado. (RE)