SMS GMIM ke-79 Deklarasi Anti Hoax

Manado, komunikasulut.com — Seluruh peserta Sidang Majelis Sinode (SMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) ke-79 serentak menyatakan sikap untuk menolak segala jenis penyebaran berita bohong/ hoax di Convention Hall, Grand Kawanua International City (GKIC), Novotel Manado, Kamis (22/3/2018).

Deklarasi dipimpin oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, S.E, yang juga Ketua Panitia SMS GMIM ke-79. Komitmen ini dinyatakan untuk mensupport peran Polri dalam aktivitas penegakan hukum menjelang masa Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

“Kami peserta Sidang Majelis Sinode ke-79 Gereja Masehi Injili di Minahasa menolak segala bentuk hoax dan mendukung Polri dalam penegakan hukum untuk menyukseskan ‘Pilkada Damai NKRI Harga Mati’,” tegas Olly.

Selain itu, Kapolda Sulut, Irjen. Pol. Drs. Bambang Waskito, berkesempatan membawakan materi soal Peran Tokoh Agama dalam Kamtibmas di hadapan peserta sidang. Kapolda menyatakan bahwa tokoh agama memiliki peran penting dalam pencegahan penyebaran berita hoax.

“Peran tokoh agama sangat penting untuk menangkal segala macam hoax dan segala permasalahan yang ada, apalagi tahun ini adalah tahun pesta demokrasi. Jangan sampai kita terpecah-belah hanya untuk memilih masing-masing pasangan calon di pilkada,” lugasnya.

“Harapan saya mudah-mudahan Sulut ini tetap aman seperti biasa. Karena mungkin saat Tuhan menciptakan Sulut, Tuhan dalam keadaan tersenyum. Untuk itu marilah kita lawan hoax di tanah Nyiur melambai,” tutup beliau. (RE)