Reses Ketua DPRD Manado Banyak Terima Aspirasi Warga Sario

Liputan Khusus
Manado, komunikasulut.com —
 Reses Ketua DPRD Manado, Nortje Van Bone, banjir kehadiran konstituen dan aspirasi. Masyarakat yang hadir meliputi penyandang disabilitas, lansia sampai anak-anak, di Sario Kotabaru, Selasa (28/3/2018).

Suasana reses Ketua DPRD Manado. (Dimas)

Nortje mengatakan, dengan reses kita bisa menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai bentuk perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan.

“Masyarakat menyampaikan keluhan mengenai bantuan bencana banjir, bantuan sosial sampai pembangunan drainase terbuka dan bangunan yang lokasinya justru berada di sepadan sungai,” kata Van Bone.

Suasana reses ketua DPRD Manado,. (Dimas)

Salah satu tokoh masyarakat yang menyampaikan keluhan adalah Ir Johny Lolong, yang meminta bantuan DPRD melalui ketua DPRD untuk memfasilitasi masalah hak kepemilikan lahan di kanisah GMIM Sario Kotabaru, kemudian persoalan talud yang longsor, dan gedung kantor lurah yang masih pinjam pakai.

para konstituen yang hadir dalam reses (Dims)

Persoalan lainnya yang mengemuka disampaikan adalah masalah e-warung, PKH dan bantuan lansia, makanan tambahan balita.

“Mengenai e-warung, saya sendiri minta supaya ditambah kalau bisa setiap kelurahan ada, karena susah jika hanya ada 24, melayani ribuan warga menerima PKH, jadi kami minta supaya ditambahkan,” kata Van Bone.

Van Bone yang didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial, Olga Krisen, mengatakan mengenai bantuan lansia sudah dianggarkan di Dinsos dan ada pertemuan sabuah lansia, sedangkan mengenai PKH sudah disalurkan setiap tiga bulan sekali, kepala Seksi fakir miskin, Suhenda, mengatakan sudah disampaikan ke Jakarta tinggal menunggu jawaban Kemensos.

Tokoh masyarakat Sario, Ir. Johny Lolong menyampaikan pertanyaan kepada ketua DPRD dalam reses. (dims)

Sedangkan Kadis PUPR Bart Assa, yang hadir juga menjelaskan panjang lebar mengenai bangunan yang di tepian DAS semuanya akan ditertibkan, tak pandang bulu, serta menjelaskan kewenangan pengelolaan sungai antara Manado dan balai sungai.

Selesai reses, seluruh konsituen yang hadir dijamu makan siang oleh Ketua DPRD.

(Dims)