Maynard-Blessy Sandang Nyong dan Nona Manado 2018

Walikota Manado, Vicky Lumentut (kiri), Nyong Manado 2018, Maynard Senduk (tengah) dan Nona Manado 2018, Blessy Tangel (kanan). (Foto Humas Protokol Cerdas Manado)

Manado, komunikasulut.com — Maynard Senduk (utusan Kecamatan Mapanget) dan Blessy E.S. Tangel (utusan Kecamatan Malalayang) terpilih sebagai Nyong dan Nona Manado 2018. Grandfinal Nyong-Nona Manado 2018 berlangsung di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado pada Sabtu (7/7/2018) hingga Minggu (8/7/2018) dini hari.

Penyematan salempang, penyerahan piala dan uang tunai kepada Maynard-Blessy diserahkan langsung oleh Walikota Manado, Dr. Ir. G.S. Vicky Lumentut, S.H. M.Si, DEA. Dalam kesempatan itu, beliau berpesan agar keduanya bisa mengemban tanggung jawab tersebut dengan baik.

Tugas Nyong dan Nona Manado 2018 bisa dikatakan amat berat. Karena sekarang Kota Manado menjadi salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia. Terutama menghadapi iven pariwisata yang merupakan program Pemerintah Kota Manado dan telah memasuki tahun kedua, yakni pelaksanaan Manado Fiesta tahun 2018 yang dimulai akhir Agustus sampai bulan September nanti,” jelasnya.

Walikota juga mengharapkan Nyong-Nona Manado 2018 bisa ikut berkontribusi dalam menjual potensi wisata Manado, baik di skala nasional hingga internasional.

“Saya berharap Nyong dan Nona 2018 yang baru saja terpilih untuk ikut bersama-sama pemerintah melakukan promosi pariwisata, khususnya dalam kegiatan Manado Fiesta tahun 2018. Sekarang ini ada beberapa lokasi daerah yang akan kita tuju untuk sosialiasi,” tandas orang nomor satu di Manado itu.

Tak lupa, Walikota menyisipkan apresiasinya kepada Nyong-Nona Manado sebelumnya –2017, Cliford Lapian dan Sjeren Saroinsong yang telah menyelesaikan tugas mereka dengan baik. Kedepannya Walikota akan melibatkan Cliford dan Sjeren dalam kegiatan promosi pariwisata Manado di Negara Serbia.

Malam Grand Final pemilihan Nyong-Nona Manado 2018 yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata; bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado dan Ikatan Nyong Nona Manado (INNM). Sebelumnya ajang persaingan antar kecamatan se-Kota Manado itu diawali dengan tampilnya 20 finalis Nyong-Nona Manado 2018 dari 103 peserta yang mendaftar. Kemudian berdasarkan penilaian juri dan akumulasi nilai selama masa karantina, dihasilkan 5 pasang finalis yang masuk 5 besar.

Berdasarkan released Humas Protokol Cerdas Manado, selain Maynard-Blessy, terdapat empat gelar/selempang yang disematkan kepada empat pasang finalis Nyong-Nona Manado 2018 lainnya:

  • Wakil 1 Nyong Manado 2018 disandang Dicky Ngantung
  • Wakil 2 Nyong Manado 2018 disandang Oktaviano Suwuh
  • Wakil 1 Nona Manado 2018 disandang Fabiola Kaunang
  • Wakil 2 Nona Manado 2018 disandang Gladys C. Kembuan
  • Harapan 1 Nyong Manado 2018 disandang Abraham Pangelo
  • Harapan 2 Nyong Manado 2018 disandang Jonathan Sigarlaki
  • Harapan 1 Nona Manado 2018 disandang Jeanet Silangen
  • Harapan 2 Nona Manado disandang Beatrix Lumentut

Pihak yang bertindak sebagai juri dalam Grand Final Nyong-Nona Manado 2018, terdiri dari Imelda Bastiaan Markus (Ketua Tim Juri), Hanny Joost Pajouw, S.E, A.K, M.E, James Karinda, S.H, M.H, dr. Marini Kapojos dan Dr. Frangky J. Paat, S.P, M.Si.

Malam Grand Final Nyong-Nona Manado 2018 dihadiri oleh Walikota Manado, Dr. Ir. G.S. Vicky Lumentut, S.H. M.Si, DEA; Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan, S.E; Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Manado, Drs. Rum Usulu dan isteri; Dandim 1309 Manado, Letkol. Inf. Arif Harianto; Wakapolres Manado, AKBP Arya Pradana dan sejumlah pejabat dilingkup Pemkot Manado. (RE)