Mahasiswa KKT-118 Unsrat Posko Kecamatan Tenga Sukses Gelar Pelatihan Pengembangan BUMDES

Minahasa Selatan, komunikasulut.com — Peduli dengan masyarakat di Kecamatan Tenga, mahasiswa Kuliah Kerja Terpadu (KKT) angkatan 118 Universitas Sam Ratulangi Manado inisiasikan menggelar kegiatan Pelatihan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Kantor Kepala Desa Pakuure, Sabtu (14/7/2018).

Koordinator Kecamatan Tenga Posko KKT-118 Unsrat, Rio Limbat, menjelaskan tentang mekanisme kegiatan tersebut.

“Kami ingin membantu masyarakat Kecamatan Tenga, terutama pengurus BUMDES mengenai manajemen pembukuan BUMDES. Supaya mereka bisa memiliki dan mengelolah BUMDES dengan baik di desa mereka masing-masing. Pelatihan ini juga merupakan bagian dari tema kegiatan Unsrat, yaitu Gerakan Nasional Revolusi Mental yang sekaligus bagian dari program pemerintah,” jelasnya.

Semoga, tambah Rio, pengurus BUMDES Kecamatan Tenga mampu mempraktekan materi yang didapatkan saat pelatihan sehingga desa mereka masing-masing bisa bersaing di pasar ekonomi lokal maupun internasional, desa mereka bisa tercipta lebih banyak lapangan pekerjan dan masyarakatnya bisa lebih makmur serta sejahtera.

Pesan saya untuk teman-teman mahasiswa KKT-118 Unsrat, jadilah mahasiswa yang baik dan bijaksana dalam lingkungan masyarakat. Tunjukan bahwa mahasiswa Unsrat berintegritas, mampu menerapkan nilai kebaikan di tengah masyarakat dan mampu menerapkan Gerakan Nasional Revolusi Mental yang merupakan tema kegiatan Unsrat serta program Pemerintah Jokowi untuk Melayani, Tertib, Bersih, Mandiri dan bersatu. Viva Unsrat, tandas Rio.

Selain itu, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKT-118 di Kecamatan Tenga mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang telah sukses mengadakan kegiatan tersebut.

“Salah satu upaya untuk mengembangkan usaha ekonomi pedesaan adalah membangun BUMDES yang kuat. BUMDES yang kuat harus didukung SDM (Sumber Daya Manusia, red), cara berpikir bisnis yang mumpuni, adminstrasi organisasi, keuangan, transparansi dan penguasaan teknologi informasi menjadi faktor pendukungnya,” lugas Ir. Lyndon pangemanan, M.E, selaku salah satu DPL di Kecamatan Tenga.

“BUMDES bermanfaat sebagai penggerak ekonomi desa dan sumber pendapatan asli desa dalam APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, red). Hal ini disadari oleh mahasiswa KKT 118 di Kecamatan Tenga dan mereka tertantang untuk melakukan kegiatan pelatihan bagi pengurus serta perangkat desa,” tambahnya.

“Kiranya melalui kegiatan program non-tematik dari mahasiswa KKT 118 Unsrat yang berposko di Kecamatan Tenga bisa mengedukasi masyarakat desa serta mendapatkan pemahaman tentang esensi, maksud dan tujuan BUMDES, yaitu untuk mengoptimalkan potensi yang demi kesejahteraan desa. Para mahasiswa pun mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam tentang BUMDES,” tutur Mercy Maria Magdalena Setlight, S.H, M.H, sebagai DPL di Kecamatan Tenga.

“Landasan hukum mengenai BUMDES dan tata caranya terdapat dalam Peraturan Desa, Peraturan Bersama Kepala Desa, Peraturan Kepala Desa dan Pendirian BUMDES. Tentunya masyarakat mengetahui peraturan di desa,” tutupnya.

Kegiatan Pelatihan Pengembangan BUMDES berlangsung interaktif dan edukatif dengan diikuti oleh masyarakat perwakilan 18 desa dan mahasiswa KKT-118 Unsrat yang berposko di Kecamatan Tenga (Tenga, Tawaang, Tawaang Timur, Tawaang Barat, Sapa, Sapa Barat, Sapa Timur, Radey, Pakuweru, Pakuweru Utara, Molinow, Boyong Atas, Pakuure, Pakuure Satu, Pakuure Dua, Pakuure Tiga, Pakuure Kinamang dan Pakuure Tinanian).

Materi pelatihan pengembangan BUMDES meliputi:

  1. Pembukuan BUMDES/Akuntansi dan Teknik Pembuatan Proposal Usaha oleh DPL Ir. Lyndon pangemanan, M.E;
  2. Teknik Pembuatan Perdes dan AD-ART BUMDES oleh DPL Mercy Maria Magdalena Setlight, S.H, M.H;
  3. Pengembangan Usaha BUMDES Melalui Media Onlline oleh Pebisnis Media Online sekaligus Insan Pers, Rezky Kumaat; (RE)