Mahasiswa KKT-118 Unsrat Posko Tombatu Dua Tengah Tuntaskan Kewajiban Mereka

Segenap Mahasiswa KKT-118 Unsrat Posko Desa Tombatu Dua Tengah bersama sejumlah perangkat desa.

Minahasa Tenggara, komunikasulut.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado angkatan 118 Posko Desa Tombatu Dua Tengah, berhasil menuntaskan apa yang menjadi kewajiban mereka di desa tempat ber-KKT. Hal ini ditandai dengan ragam apresiasi dan penghargaan yang diberikan perangkat desa kepada para mahasiswa pada acara perpisahan di Balai Desa Tombatu Dua Tengah, Kecamatan Tombatu Utara, Jumat (27/7/2018).

Kepala desa/Hukum Tua Desa Tombatu Dua Tengah, Helmina Kojong, mengutarakan kesan dan pesannya kepada para mahasiswa yang telah ber-KKT di desa mereka.

“Kami sangat berterimakasih kepada mahasiswa KKT yang sudah membantu Pemerintah Desa Tombatu Dua Tengah dalam pembuatan Sistem Informasi Manajemen Desa (SIMDES, red) dan  website desa dengan begitu baik serta sudah melakukan pelatihan kepada operator desa yang sudah ditunjuk untuk mengelola ini,” tutur Helmina.

“Semoga pertemuan dan kerjasama antara Unsrat dengan pemerintah desa serta kita semua tetap berjalan dengan baik dan terus berkelanjutan,” tambahnya.

Selain itu, Koordinator Posko (Korpos) Desa Tombatu Dua Tengah Mahasiswa KKT-118 Unsrat, Rio Luntungan, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di desa atas pelayanan dan pengamanan yang telah mereka berikan.

“Penghargaan setinggi-tingginya kami berikan kepada Desa Tombatu Dua Tengah mulai dari perangkat pemerintahan dibawah pimpinan ibu Helmina Kojong, perangkat BPD dan lebih khusus kepada seluruh masyarakat desa yang sudah mau menerima serta membantu kami dalam menjalankan program yang sudah kami susun. Juga karena sudah mau memberikan kami kenyamanan dengan diperlakukan sebagai anak sendiri di desa ini,” papar mahasiswa Unsrat Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fispol) Jurusan Ilmu Komunikasi yang kini memasuki semester 7 itu.

“Kalau kami ada kekurangan kiranya dimaafkan. Begitu banyak kenangan dan pelajaran yang pasti tidak akan kami lupakan dari seluruh kebaikan warga Tombatu Dua Tengah. Semoga kita semua terus diberikan kesehatan dan panjang umur, kami pasti akan kembali lagi di Desa Tombatu Dua Tengah,” tutup Rio.

Acara perpisahan dirangkaikan dengan sambutan-sambutan (perwakilan perangkat desa dan mahasiswa), ibadah, simbolis penyerahan Surat Pernyataan Serah Terima Aplikasi Sistem Informasi Desa dan Website Desa, diakhiri dengan ramah tamah.

Posko Desa Tombatu Dua Tengah KKT-118 Unsrat, terdiri dari 14 mahasiswa dari latar belakang fakultas dan dasar ilmu kejuruan yang berbeda di Unsrat, di antaranya adalah Rio Luntungan (Korpos), Kezia Tak, Arjuna Pinilas, Janet Lepa, Verenika Pauth, Pemsi Kourouw, Shofian Lindo, Kerenia Punuh, Zakiah Bakri, Liva Paisa, Grace Damalang, Rachelle Mandang, Rifaldi Loho dan Matthew Karauwan.

Adapun bertindak sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKT-118 Unsrat bagi para mahasiswa di Posko Desa Tombatu Dua Tengah, yaitu Drs. Dantje Keles, M.Si. (RE)