Sambuaga: deradikalisasi bisa dilakukan dengan cara piknik

Manado, 7/10 (Komunikasulut.com) – “Deradikalisasi bisa dilakukan dengan piknik, dan harus dimulai sejak sekolah dasar,”

Pernyataan itu disampaikan Legislator Dapil Sulawesi Utara, Dr. Jerry Sambuaga, yang duduk di komisi I DPR RI, dalam diskusi yang digelar Komunitas Pers Manado (KPM), Sabtu petang di Kedai 27 Otomoto, Wanea, yang dimoderatori Wakil Ketua KPM dan dihadiri ketua Aleksander Mellese dan seluruh anggota komunitas pers pertama di Manado, itu.

“Piknik bagi anak-anak SD adalah dengan mengajak siswa mengunjungi daerah lain, yang berbeda sama sekali dengan tempat asalnya, sehingga bisa membuatnya merasakan sebagai yang minoritas dari biasanya mayoritas,” kata dosen ilmu politik sejumlah universitas ternama Indonesia itu.

Menurut anggota Komisi I DPR RI itu, mengatakan, dengan mengenalkan budaya dan suasana yang berbeda akan membuat anak-anak mengerti arti perbedaan dan mau menerima hal itu sebagai keharusan dalam berbangsa dan bernegara.

Dia mengakui radikalisme tidak bisa ditangkap atau ditahan, karena itu adalah sebuah paham atau ideologi, tetapi cara yang terbaik untuk mengikisnya adalah dengan mengenalkan perbedaan sejak usia dini yakni dari SD, sehingga bisa mencegahnya termakan paham itu.

“Ajaklah siswa SD dari Aceh mengenal Papua atau Padang ke Ambon, sehingga paham bagaimana perbedaan itu dan bisa menerimanya, sebab itulah Indonesia,” katanya

Menurut Sambuaga, jika hal tersebut baru dikenalkan di tingkat SMA atau bahkan perguruan tinggi, tidak akan banyak bermanfaat, karena justru paham paham radikal bahkan sudah masuk sampai ke tingkap SMP, dan hal tersebut sudah banyak buktinya.

Selain membahas tentang isu radikalisme, Sambuaga juga mengatakan sudah mengingatkan dan minta Kementerian Kominfo, untuk memperhatikan nasib warga Sulut, khususnya di kepulauan terutama soal koneksi internet, supaya bisa sama dengan daerah lainya. (Dims).