Ketua DPRD Manado Kebanjiran Aspirasi Dalam Reses Ketiga di Winangun Dua

Reses ketua DPRD Manado, Noortje Henny Van Bone di Winangun. (dims)

 

Manado, (Komunikasulut.com) – Ketua DPRD Manado, Noortje Henny Van Bone, kebanjiran aspirasi saat menggelar pertemuan dengan warga Winangun Dua dalam masa reses ketiga 2018, yang digelar di kantor lurah setempat dan dihadiri perwakilan perangkat daerah.

Pertemuan dibuka dengan sambutan dari Ibu Nor sapaan akrab, ketua DPRD perempuan pertama di Manado itu, yang mengatakan reses ada sebuah keharusan bagi anggota DPRD, karena itu, meskipun sibuk mengikuti dan mengawal evaluasi dan konsultasi APBD Manado 2019, tetapi dia tetap menyempatkan diri menemui warga yang sudah menunggunya sejak sore hari.

“Sudah menjadi kewajiban saya mengawal semua aspirasi yang masuk, dan sudah banyak yang dilaksanakan, seperti pembangunan jalan, perbaikan selokan, jalan serta bantuan perbaikan rumah warga miskin dalam program rumah swadaya, dimana masing-masing penerima mendapatkan Rp15 juta untuk stimulan memperbaiki rumah,” katanya.

Sedangkan aspirasi yang masuk, adalah permintaan pembangunan talud seperti yang disampaikan Bobby Winerungan, perbaikan jalan dari Ibu Awon, juga ada aspirasi tentang perbaikan rumah ibadah, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan dan fogging untuk melawan DBD.

Untuk aspirasi pembangunan talud, dia langsung meminta perwakilan dinas PUPR untuk menjawab dan memberikan kepastian kapan bisa dibangun, sehingga bisa menolong warga masyarakat di wilayah tersebut, termasuk bantuan untuk memperbaiki selokan dan lainnya, demikian juga untuk masalah kesehatan dan bantuan sosial, langsung diminta untuk dijelaskan oleh dinas kesehatan dan sosial.

Reses Ketua DPRD Manado. (dims)

Tetapi ada juga yang menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Nor, atas perjuangannya mengawal berbagai aspirasi masyarakat di Kecamatan Malalayang dan Sario, khususnya Winangun, seperti yang disampaikan salah satu kepala lingkungan dan warga Batu Kota, Ibu Lontoh yang sangat mengapresiasi kinerja dan perjuangan ketua DPRD Manado itu.

Selain itu, Srikandi Partai Demokrat itu juga menegaskan, sampai tahun depan masih menjabat sebagai anggota dewan dan menjabat sebagai ketua DPRD, maka tentu semua aspirasi akan dikawal dan diupayakan supaya bisa dilaksanakan, karena dia tak mau menunda-nunda pekerjaan.

“Pembangunan talud, saluran air tertutup, penahan tanah, perbaikan selokan, PKH, bantuan pangan non tunai pemerintah dan semua hal lainya akan diperjuangkan, dan sudah banyak yang terlaksana, termasuk bantuan rumah swadaya, dimana Winangun Dua mendapatkan alokasi 48 rumah, setiap KK mendapatkan bantuan Rp15 juta dengan rincian Rp12,5 juta untuk material dan Rp2,5 juta untuk upaha pekerja,” katanya.

Dia mengatakan, semua dilakukan dengan melobi langsung ke Kementerian di Jakarta, dengan tujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sehingga semuanya merasa aman dan nyaman. ***