Sekretaris Organda Sulut Pertanyakan Retribusi Terminal Tipe B

Sekretaris organda Sulut, Terry Umboh. (Ist)

 

Manado, (Komunikasulut.com) – Sekretaris organisasi angkutan darat (Organda) Sulut, Terry Umboh, mempertanyakan retribusi masuk terminal tipe B sebesar Rp3.000 yang dianggap tidak relevan bagi angkutan umum.

“Kami merasa pemerintah hanya fokus pada pemasukan daerah tetapi mengabaikan kami Organda, sebab yang dipikirkan hanya pemasukan tetapi fasilitas terminal tidak baik,” katanya.

Menurut Terry, jika memang pemerintah memikirkan bagaimana menaikkan pendapatan daerah, melalui retribusi terminal, maka fasilitas di terminal juga harus diperbaiki dan diperbaharui, sehingga organda juga mau mendukung dengan menunjukan kerja sama dan membayar kewajiban yang sudah ditetapkan.

“Menurut kami terminal Karombasan itu tidak layak lagi digunakan, tetapi masih dipaksakan dipakai sampai sekarang, bayangkan ada terminal bayangan di sekitar Karombasan dan terkesan dibiarkan pemerintah,” katanya.

Karena itu, dia mempertanyakan hal tersebut, karena berarti membebani seluruh sopir dan pengusaha angkutan karena jika harus mengacu pada perda 5/2018, maka retribusi sekali masuk ke terminal tipe B Karombasan Rp3.000, bagaimana kalau dua atau empat kali masuk, berarti merugikan para pengemudi dan pengusaha angkutan. (dims)