Jaminan Sosial Hingga Soal Perbatasan Jadi Aspirasi dalam Reses Ketua Komisi III

Manado (Komunikasulut.com)-Aspirasi tentang jaminan kesehatan khusus Lansia tak mampu, perbaikan infrastruktur got, serta perbatasan Manado dan Minahasa, mengemuka pada dialog yang digelar Ketua Komisi III DPRD Manado, Lily Binti, SE, saat menggelar reses di Tingkulu.

“Saya kesini karena melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD yang wajib melakukan kegiatan di luar kantor atau disebut reses, dan ki ini memilih ke Tingkulu,” kata Lily, di saat reses Rabu.

Aspirasi diajukan Pendeta Hardianto, soal perbatasan Manado Minahasa, serta minta perbaikan jalan di situ, serta got depan SMA 7 sampai sahid Teling, kemudian dari Oma Feni Moningka, yang mengangkat tentang permintaan pengasapan karena sudah ada kasus demam berdarah di daerah tersebut, serta permintaan dari Dewi, agar Lansia kurang mampu diprioritaskan dalam program KIS.

Menjawab pertanyaan tersebut, Libi akrab ketua PAC Golkar Wanea itu mengatakan, bahwa perbatasan Manado Minahasa ada di Kanisah GMIM Anugerah, yang lebih jauh dari tugu selamat datang Minahasa, jadi usulan perbaikan jalan di belakang PU akan diperjuangkan, karena masuk Manado.

Kemudian mengenai permintaan tentang pengasapan karena kasus DBD dan jaminan KIS bagi Lansia tak mampu diserahkan kepada lurah untuk menjawab, kenapa ada Lansia tak mampu belum dapat jaminan, sedangkan dan lampu jalan serta got diserahkan pada Perkim untuk menjawabnya.

Lurah Tingkulu, Selfie Tea yang mendampingi Lily Binti mengatakan bahwa batas wilayah Tingkulu yang benar di Kanisah GMIM Anugerah, sebab berdasarkan data BPN memang itu wilayah Manado dan penduduk di kampung Langowan, memang kartu dan KK Manado, sehingga minta dukungan Libi untuk melobi dinas Perkim agar bisa ada perbaikan jalan.

Kemudian tentang permintaan pengasapan karena kasus DBD, Libi, menyerahkannya agar dijawab Kepala Puskesmas Teling, dokter Oktavin Umboh, yang pada dasarnya menjelaskan pada masyarakat, bahwa itu adalah tindakan terakhir.

“Karena pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa dan tidak jentik serta telurnya, maka jalan paling baik adalah dengan melakukan gerakan tiga M, sehingga bisa membunuh nyamuk sekaligus jentik dan telurnya,” katanya.

Sedangkan mengenai perbaikan saluran air di depan SMA 7 sampai Sahid hotel yang diminta pendeta Hardianto, masih menjadi tanggung dinas PUPR. (Dims)