Hujan Manado Diterjang Banjir dan Tanah Longsor

Manado (Komunikasulut.com) – Hujan yang turun lebih dari 20 jam, menyebabkan 12 kelurahan di lima kecamatan di Manado, dilanda banjir dan tanah longsor, Minggu.

“Wilayah yang terkena banjir adalah Bailang di Kecamatan Bunaken, Dendengan Dalam, Dendengan Luar, Paal Dia dan Kairagi Weru, kecamatan Paal Dua, Sumompo dan Mahawu
Tuminting, Ternate Tanjung di Singkil, Komo Luar di Wenang dan Taas, Banjer dan Tikala Baru di Tikalaa,” kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Manado, Jenny Bangonang, SE, di Manado, Minggu.

Bunda Jenny, sapaan akrabnya, mengatakan, akibat banjir dan tanah longsor tersebut tercatat 3.613 jiwa penduduk Manado yang terdampak bencana dan harus mengungsi sementara waktu.

Selain banjir, tanah longsor terjadi di Paal Dua dan Tikala Baru, meskipun tidak ada korban jiwa, namun akibat banjir tersebut, warga harus mengungsi sementara sampai air surut.

Di sisi lain, dia mengatakan, pihaknya masih terus mendata jumlah korban, untuk memastikan berapa bantuan yang harus diberikan kepada para korban.

“Sebab para korban akan diberikan bantuan tanggap darurat, karena ada yang belum bisa memasak sebab rumahnya terendam air,” katanya. (dims)