Sulut Tuan Rumah Perayaan Independence Day AS ke 243

Gubernur Sulut, OIly Dondokambey, S.E, melakukan toast bersama Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr. (Foto Istimewa)

Manado, KOMUNIKASULUT.COM — Sulawesi Utara terpilih menjadi tempat perayaan resepsi ulang tahun Hari Kemerdekaan (Independence Day) Amerika Serikat ke 243 dan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Indonesia pada Senin (17/6/2019).

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, S.E, beserta jajaran yang turut hadir menyemarakan iven tersebut merasa antusias dengan pagelaran yang diadakan di Four Points by Seraton Hotel Manado itu.

“Kita sangat bersyukur karena Sulawesi Utara malam ini dipilih menjadi tempat perayaan resepsi perayaan Ulang Tahun ke-243 kemerdekaan Amerika Serikat. Dari sini orang bisa melihat bahwa Sulut merupakan daerah yang aman, damai dan sejahtera,” lugas beliau.

Menurut Olly, suasana kerukunan dan damai sejahtera yang selalu dijunjung tinggi oleh masyarakat Sulut membawa dampak positif kepada daerah ini.

“Suasana rukun dan damai yang bisa terus terjaga memberikan dampak yang sangat positif bagi masyarakat Sulut. Kerukunan beragama di Sulut yang bisa dijaga hingga kini menjadi daya tarik tersendiri bagi semua pihak untuk mengadakan kegiatan di Sulut. Semoga acara seperti ini bisa dilaksanakan lagi di Sulut karena berdampak positif bagi ekonomi kita,” ungkap Olly.

Diketahui, salah satu alasan terpilihnya Sulut sebagai tempat perayaan Independence Day dikarenakan Sulut merupakan bagian dari wilayah akreditasi Konsulat Amerika di Surabaya. Sebelumnya Sulut juga pernah terpilih sebagai tempat perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat ke 237 pada tanggal 1 Juli 2013 yang lalu.

Rangkaian kegiatan Hari Kemerdekaan (Independence Day) Amerika Serikat ke 243 dan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Indonesia dihadiri Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr; Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Mark McGovern; Wakil Gubernur Sulut, Drs. Steven Kandouw beserta jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Sulut. (RE)