Corona Resmi Pandemik Global, Puan Desak Pemerintah Bentuk Satgas

Dr. (Hc) Puan Maharani Nakshatra Kusyala, S.I.Kom. (Dokumentasi Parlementaria)

KOMUNIKASULUT.COM – Berdasarkan rilis terbaru Organisasi Kesehatan Dunia/WHO, Rabu (11/3/2020), Novel Coronavirus (2019 n-Cov/Covid-19) telah dikategorikan sebagai pandemik global. Kini jumlah kasus pasien positif corona bertambah, menjadi 125.000 di 118 negara.

Data dari Universitas Johns Hopkins, Amerika Serikat menjabarkan, virus telah merenggut 4.373 nyawa. Namun, sebanyak 66.239 dinyatakan berhasil sembuh dari wabah ini.

Di Indonesia sendiri, 27 pasien terkonfirmasi terinfeksi Covid-19. Dan 1 orang telah dinyatakan meninggal dunia, yang dipicu penyakit komplikasi ketika menjalani perawatan sebagai suspect Corona.

Disadur dari laman DPR RI, Ketua DPR RI, Dr. (Hc) Puan Maharani Nakshatra Kusyala, S.I.Kom, menyadari situasi tersebut. Sehingga, mulai mendesak pemerintah secepatnya membentuk Satuan Tugas (Satgas) pencegahan Covid-19. “Kondisi darurat ini membutuhkan gerak cepat pemerintah, harus terukur, terkoordinasi, dan sesuai standar protokol World Health Organization,” pungkasnya.

Puan menjelaskan, “Satgas bisa bersifat lintas kementerian dan lintas daerah. Sehingga upaya-upaya penanganannya terukur dan memenuhi standar WHO. Namun, gerak cepat dan kesigapan penanganan dampak Corona ini harus dilakukan secara cermat tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat.”

“Proses screening dan pengambilan sampel warga terindikasi gejala Corona, harus diperbanyak. Guna meminimalisir kebocoran data warga yang terpapar virus. Langkah lanjutan adalah isolasi bagi penderita yang positif Corona, untuk membatasi geraknya agar tak menularkan sekitar,” tambah legislator Fraksi PDIP itu.

Selain itu, Puan memberikan masukan supaya pemerintah tidak menghiraukan pengalaman negara tetangga yang berhasil menekan angka kematian pasien Corona, dan berhasil mengeskalasi jumlah pasien yang sembuh.

“Pemerintah harus segera bekerja sama dengan komunitas-komunitas internasional dalam upaya mengatasi wabah Corona. Termasuk mengadopsi pengalaman-pengalaman negara lain, yang berhasil meredam wabah Corona tanpa korban jiwa,” jabar Puan

Puan juga berpesan kepada kawan-kawan anggota dewan, agar turut andil melakukan langkah pencegahan dari virus ini. “Anggota dewan yang kini sedang menjalankan reses di dapil masing-masing, harus ikut membantu pencegahan virus ini. Sekaligus mendata dan melaporkan, warganya yang terindikasi gejala-gejala virus Corona,” pesannya.

“Rumah aspirasi anggota DPR di dapil masing-masing, bisa diaktifkan sebagai posko pemantauan. Sekaligus posko sosialisasi pencegahan wabah virus Corona. DPR RI lewat komisi terkait juga segera merumuskan langkah-langkah pencegahan, dan penindakan penyebaran virus Corona bersama kementerian terkait,” tandas Puan.

Sampai saat ini, Puan mengatakan bahwa Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, masih membahas wacana pembentukan Satgas penanganan Covid-19 ini. (RE)