Buntut Corona, Agenda Tim PON Sepak Bola Sulut Teralihkan

Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan, S.E, MSM.

KOMUNIKASULUT.COM – Pandemi Covid-19 begitu jelas mengganggu tatanan aktivitas masyarakat Indonesia dari berbagai sektor. Begitupun di Sulawesi Utara, yang sudah memiliki dua pasien terinfeksi.

Industri persepakbolaan di Sulut ikut terdampak pandemi ini. Seperti yang dirasakan Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulut, di tengah kesibukan menata tim Pekan Olahraga Nasional (PON). Sejumlah agenda persiapan, proses rekrutmen, try in-try out, dan keberangkatan tim terpaksa tersendat.

Ini juga yang diungkapkan mantan Manager Pra PON Sepak Bola Sulut, Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan, S.E, MSM. Sebelum adanya protokol kesehatan, yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran wabah, dirinya sudah melakukan koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulut. Sehingga banyak hal yang sudah diakomodir, berkaitan dengan agenda kegiatan kedepan.

“Untung saja saya sudah melakukan koordinasikan ke KONI dan Dispora Sulut, sebelum protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 dikeluarkan,” lega Ai (panggilan akrab).

Ai juga menerangkan, Asprov PSSI Sulut sudah menuntaskan rapat Exco, untuk memutuskan sejumlah program kerja dan agenda ke PON Papua. “Walaupun belum terdengar siapa yang menduduki posisi tersebut (di tim, red), saya sudah melakukan upaya koordinasi dengan pelatih Pra PON. Ini untuk mendata serta mengumpulkan administrasinya (para pemain, red),” lugas Ai.

Namun demikian, situasi perkotaan saat ini membuat Ai harus memutar otak, mencari solusi terbaik agar segala rencana kegiatan bisa terlaksana. “Namun dengan keadaan seperti sekarang, yang hanya bisa di rumah saja, membuat saya menarik nafas dalam-dalam. Dan memikirkan cara program PON dapat berjalan,” tutup Ai. (RE)