Pimpinan Sidang Kongres Demokrat Terjangkit Corona, Mangindaan Sehat-sehat Saja

Letnan Jenderal TNI Evert Ernest Mangindaan, SIP, bersama isteri, Adelina M. Tumbuan, menikmati waktu rehat di teras rumah.

KOMUNIKASULUT.COM – Usai ditetapkannya Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana terjangkit Covid-19, pemerintah segera menelusuri jejak kontak langsung dan riwayat kegiatan yang pernah dilakukan. Salah satunya, Cellica pernah jadi pimpinan sidang di Kongres Kelima Partai Demokrat, yang dilangsungkan di Jakarta Convention Center (JCC), 14-16 Maret 2020.

Kala itu Cellica disandingkan dengan Dr. H. Syariefuddin Hasan, M.M, MBA; Edhie Baskoro Yudhoyono, M.Sc; Dr. Benny Kabur Harman, S.H, M.H; dan Letnan Jenderal TNI Evert Ernest Mangindaan, SIP. Dirinya juga diperkirakan berinteraksi dekat dengan sebagian peserta kongres, yang ditaksir berjumlah 600an kader.

Imbas dari penetapan tersebut, kader partai yang hadir menjadi sorotan publik dan sarat kecurigaan untuk berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Namun hal ini ditepis putra salah satu petinggi Partai Demokrat, Dr. Harley Benfica Alfredo Mangindaan, S.E, MSM, setelah ayahnya dikhawatirkan ikut terpapar Covid-19.

“Papa dan mama puji Tuhan masih sehat-sehat. Banyak yang coba konfirmasi kepada saya, melalui via Skype maupun Whatsapp. Waktu saya tanya papa, beliau bilang dalam kondisi normal dengan duduk santai bersama mama di depan rumah,” ungkap Ai (sapaan karib).

Tapi di sisi lain, Ai tetap meminta dukungan doa masyarakat. Agar keluarganya -terlebih khusus opa dan oma- bisa selalu diberikan kesehatan oleh Tuhan di tengah pandemi ini.

Dengan demikian, Ai tak jenuh mengingatkan seluruh warga untuk mau mengambil peran, dalam menutup keran penyebaran virus di Sulut. “Karena itu, baiknya kita tetap ikut anjuran pemerintah. Yang akan merasakan dampaknya adalah diri sendiri. Jadinya iman harus disertai dengan hikmat, khususnya perbuatan. Agar dapat terhindar dari segala mara bahaya ini,” seru Wakil Walikota Manado 2010-2015 itu.

Diketahui, Kongres V PD memberlakukan protokol penanganan Covid-19 secara ketat kepada seluruh peserta kegiatan, atas asistensi Kemenkes RI dan Dinkes Pemprov DKI Jakarta. Dan PD sendiri merilis Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona, yang berisi sepuluh instruksi untuk mencegah penyebaran virus ini. (RE)