Status Corona Indonesia: 1414 Kasus, 75 Penyintas, 122 Gugur

dr. Achmad Yurianto. (Dok. BNPB)

KOMUNIKASULUT.COM – Pasien Covid-19 kembali bertambah di teritorial Indonesia. Ini seiring dengan hasil tracing pemerintah yang menemukan 129 kasus baru, sehingga akumulasinya menjadi 1.414 pasien. Jumlah tersebut meliputi 75 orang yang sudah pulih dan 122 pasien yang gugur dalam fase karantina medis.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto, merincikan data tersebut kepada awak media, dari Graha Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Senin (30/3/2020).

“Pada saat ini, ada penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 129 orang, sehingga total kasus sekarang menjadi 1.414 kasus. Juga ada penambahan kasus sembuh sebelas orang, sehingga total yang sembuh sebanyak 75 orang. Kemudian masih ada kasus kematian sebanyak delapan orang, sehingga total kasus kematian adalah 122 orang,” rangkum Achmad.

Sementara itu, Gugus Tugas BNPB memaparkan status relawan percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia. “Jumlah yang terdaftar di gugus tugas, sebanyak 8763. Terdiri dari 1901 relawan berlatar belakang tenaga medis-kesehatan, dan 6862 relawan yang non medis. Data ini akan digabungkan dengan data Kemenkes, sekitar 4000 orang. Juga relawan yang terdaftar di Kemendikbud, sekitar 15000 orang,” jabar mereka.

“Dapat disampaikan, tugas relawan berkoordinasi dengan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kemenkes RI. Dimulainya tugas mereka saat ada permintaan dari rumah sakit, baik yang rujukan maupun darurat di seluruh Indonesia,” serta BNPB.

“Tugas relawan non medis,” lanjut mereka, “Mereka yang berkaitan dengan pengelolaan rumah sakit dan distribusi logistik. Yang disalurkan dalam bentuk dana, makanan, minuman, dan alat medis. Setelah tersedia, itu langsung disalurkan pada tenaga kesehatan di rumah sakit yang membutuhkan.”

Berdasarkan data Gugus Tugas BNPB untuk Percepatan Penanganan Covid-19, terdapat 31 daerah yang terkonfirmasi memiliki kasus positif corona. Dan ada 32 kasus baru yang sementara proses verifikasi di lapangan, sehingga belum dimasukan dalam domisili wilayahnya. (RE)